Sunday, December 14, 2025
spot_img
HomeBisnisLuka Lama Belum Sembuh, Hotel Di Solo Kembali Menangis

Luka Lama Belum Sembuh, Hotel Di Solo Kembali Menangis

Published on

- Advertisement -spot_img

LUKA LAMA BELUM SEMBUH, HOTEL DI SOLO KEMBALI MENANGIS

Masih teringat di tahun 2015, instansi pemerintah diberikan larangan untuk mengadakan rapat di sebuah hotel. Kini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghimbau kembali instansi dibawahnya untuk hanya mengadakan sebuah event di hotel yang telah ditentukan.

Menurut Wakil Ketua BPC PHRI Surakarta sekaligus BPD PHRI Jawa Tengah, Purwanto Yudhonagoro, kata himbauan dalam birokrasi sudah termasuk sebuah instruksi aparat yang ada dibawahnya. Dan bila ini hanya dibiarkan maka akan terjadi monopoli dalam bisnis.

Surat Edaran yang dilayangkan oleh Sekretaris Daerah Asisten 3 Bidang Ekonomi dan Pembangunan ini diturunkan pada 9 Februari 2016. Surat Edaran tersebut bersikan tentang partisipasi atau himbauan untuk instansi dibawah pemerintah agar memanfaatkan hotel milik BUMD.

“Pemprov bukan Badan Layanan Umum disatuan kerja. Sehingga Pemprov tidak perlu mengurusi hal-hal tekhnis seperti ini yang berdampak melemahkan daya saing usaha khususnya hotel,” paparnya.

Turunnya Surat Edaran ini membuat beberapa hotel mengeluh karna banyaknya event yang dibatalkan oleh pihak penyelenggara. Salah satunya adalah Hotel Syariah yang mengalami kerugian 5 event di bulan Maret. “Hal ini tidaklah sesuai dengan keterbukaan persaingan yang sehat,” ulas Purwanto yang sekaligus General Manager Syariah Hotel Solo dalam jumpa persnya.

Atas hal ini, para pihak hotel di Solo telah berkoordinasi untuk melayangkan surat kepada BPD PHRI Jateng untuk melakukan evaluasi kembali. Karena menurut mereka akan lebih baik bila pemprov memberikan insentif bagi hotel yang berkontribusi pada daerahnya.

“Biarkan saja instansi dibawah pemerintah memilih hotel sesuai ekpektasi mereka. yang menurut mereka kooperatif dan sesuai kemauan. Walaupun sifatnya himbauan dan sah namun saya kurang sependapat. Karena hal ini akan menuai ketidakadilan. Tidak hanya di Solo, namun juga di Jawa Tengah,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Solo Full Energi! 35 Kabupaten/Kota Tumpah Ruah di FORDA Jateng, Aksi Battle Dance Curi Perhatian di CFD!

Soloevent.id - Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 digelar pada 5 hingga...

Pohon Terang 16 Meter Menyala di Solo Square! Wakil Walikota Turun Tangan Sampaikan Pesan Toleransi

Soloevent.id - Menyambut Natal dan Tahun Baru Solo Square menggelar acara “A Symphony of...

Klinik Kesehatan Dibuka di Dalam Pura Mangkunegaran, Siapa Saja yang Bisa Berobat Gratis?

Surakarta, 3 Desember 2025. Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkoenagoro X meresmikan Klinik...

More like this

Pohon Terang 16 Meter Menyala di Solo Square! Wakil Walikota Turun Tangan Sampaikan Pesan Toleransi

Soloevent.id - Menyambut Natal dan Tahun Baru Solo Square menggelar acara “A Symphony of...

Klinik Kesehatan Dibuka di Dalam Pura Mangkunegaran, Siapa Saja yang Bisa Berobat Gratis?

Surakarta, 3 Desember 2025. Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkoenagoro X meresmikan Klinik...

UEA Rayakan Hari Nasional Ke-54 di Solo, Gelar Pertunjukan Budaya di Masjid Sheikh Zayed.

Soloevent.id - Puncak Peringatan Hari Nasional Uni Emirate Arab (UEA) ke-54 kembali di gelar...