Wednesday, April 8, 2026
spot_img
HomeBisnisLuka Lama Belum Sembuh, Hotel Di Solo Kembali Menangis

Luka Lama Belum Sembuh, Hotel Di Solo Kembali Menangis

Published on

- Advertisement -spot_img

LUKA LAMA BELUM SEMBUH, HOTEL DI SOLO KEMBALI MENANGIS

Masih teringat di tahun 2015, instansi pemerintah diberikan larangan untuk mengadakan rapat di sebuah hotel. Kini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghimbau kembali instansi dibawahnya untuk hanya mengadakan sebuah event di hotel yang telah ditentukan.

Menurut Wakil Ketua BPC PHRI Surakarta sekaligus BPD PHRI Jawa Tengah, Purwanto Yudhonagoro, kata himbauan dalam birokrasi sudah termasuk sebuah instruksi aparat yang ada dibawahnya. Dan bila ini hanya dibiarkan maka akan terjadi monopoli dalam bisnis.

Surat Edaran yang dilayangkan oleh Sekretaris Daerah Asisten 3 Bidang Ekonomi dan Pembangunan ini diturunkan pada 9 Februari 2016. Surat Edaran tersebut bersikan tentang partisipasi atau himbauan untuk instansi dibawah pemerintah agar memanfaatkan hotel milik BUMD.

“Pemprov bukan Badan Layanan Umum disatuan kerja. Sehingga Pemprov tidak perlu mengurusi hal-hal tekhnis seperti ini yang berdampak melemahkan daya saing usaha khususnya hotel,” paparnya.

Turunnya Surat Edaran ini membuat beberapa hotel mengeluh karna banyaknya event yang dibatalkan oleh pihak penyelenggara. Salah satunya adalah Hotel Syariah yang mengalami kerugian 5 event di bulan Maret. “Hal ini tidaklah sesuai dengan keterbukaan persaingan yang sehat,” ulas Purwanto yang sekaligus General Manager Syariah Hotel Solo dalam jumpa persnya.

Atas hal ini, para pihak hotel di Solo telah berkoordinasi untuk melayangkan surat kepada BPD PHRI Jateng untuk melakukan evaluasi kembali. Karena menurut mereka akan lebih baik bila pemprov memberikan insentif bagi hotel yang berkontribusi pada daerahnya.

“Biarkan saja instansi dibawah pemerintah memilih hotel sesuai ekpektasi mereka. yang menurut mereka kooperatif dan sesuai kemauan. Walaupun sifatnya himbauan dan sah namun saya kurang sependapat. Karena hal ini akan menuai ketidakadilan. Tidak hanya di Solo, namun juga di Jawa Tengah,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

UNI PARJO, Peresmian Ikon Baru Akulturasi Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke

Soloevent.id - Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke)...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

More like this

Ramadhan Iftar The Sunan Hotel Solo Hadirkan Fashion Show Koleksi Batik Riana Kesuma

Soloevent.id - The Sunan Hotel Solo menggelar acara Fashion Show Ramadhan Collection di Narendra...

Aston Solo Hotel Hadirkan Pengalaman Iftar Dunia dengan Sentuhan ASEAN

Soloevent.id - Dalam menyambut bulan suci ramadhan, Aston Solo Hotel resmi memperkenalkan rangkaian program...

Rayakan Hari Pers Nasional, Monumen Pers Solo Pamerkan 101 Koleksi Iklan Ikonik.

Soloevent.id - Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran bertajuk Warta Pariwara yang menampilkan koleksi...