Saturday, January 31, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaBerburu Kue Keranjang Gratis Di Grebeg Sudiro

Berburu Kue Keranjang Gratis Di Grebeg Sudiro

Published on

- Advertisement -spot_img

BERBURU KUE KERANJANG GRATIS DI GREBEG SUDIRO

Gong perayaan Tahun Baru Imlek 2567 di Kota Solo sudah ditabuh. Beragam rangkaian acara dipersiakan. Kamis (28/1/2016) lalu prosesi Umbul Mantram membuka perayaan Imlek di Solo. Bazar dan wisata air di Kali Pepe juga sudah mulai dijalankan.

Rangkaian acara berlanjut Minggu (31/1/2016) sore kemarin. Salah satu ikon perayaan Imlek di Kota Bengawan, Grebeg Sudiro, kembai dihelat. Event ini sekaligus jadi simbolisasi eratnya kebersamaan antara masyarakat Tionghoa dan Jawa, yang hidup di Kampung Sudiroprajan. “Harmoni dalam Ke-Bhineka-an” menjadi tema tahun ini.

Sebanyak 1.825 orang turut terlibat dalam Grebeg Sudiro 2016. Seperti tahun-tahun yang lalu, edisi kali ini tetap diadakan arak-arakan jodang berisi kuliner khas Kampung Sudiroprajan. Salah satunya yaitu kue keranjang. Ada dua jodang utama yang berisi kue keranjang, yakni jodang berbentuk Pasar Gede dan Klenteng Tien Kok Sie.

Setelah diarak, kue keranjang dan aneka buah serta kuliner itu dibagikan kepada masyarakat. Seperti biasanya, dua jodang berisi kue keranjang adalah yang paling diincar warga. Jodang-jodang tersebut biasanya diperebutkan di dekat Tugu Jam Pasar Gede.

Baca juga : Kemeriahan Grebeg Sudiro 2016

Namun tidak dengan kemarin. Karena antusiasme besar masyarakat, kurang lebih 100 meter dari Tugu Jam Pasar Gede, jodang-jodang kue keranjang itu telah habis diserbu. Barikade manusia yang mengitari jodang utama, tak kuasa menahan “gempuran” warga. Tak hanya jodang utama, gunungan berisi jeruk juga tak luput dari incaran penonton.

Warga kemudian berkerumun di depan eks Pasar Ikan. Di sanalah kue-kue keranjang akan dibagikan. Sambil mendongak ke lantai dua, beberapa orang berujar, “Ayo, ndang diuncalke! [Ayo, segera lemparkan!]”. Tak berselang lama, warga mulai berebutan kue keranjang.

Salah seorang warga yang berhasil mendapatkan dua buah kue keranjang, Asih Tri Mirasih (32), mengaku, prosesi pembagian kue keranjang adalah yang paling dinantinya dari Grebeg Sudiro. “Menyenangkan, walaupun harus untel-untelan. Pas sampai rumah, kue ini langsung saya makan,” kata wanita asal Gilingan, Solo, itu.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2016, Debora Septi Ana, mengatakan, edisi kali ini panitia membagikan satu ton kue keranjang kepada masyarakat.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

Bukan Sekadar Fashion Show, Rotary Club Solo Buktikan Perayaan Ultah Bisa Sambil Bantu Sesama.

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary Rotary Club Solo Sriwedari ke-13 menggelar lomba batik...

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...