Tuesday, May 12, 2026
HomeFilmGedung Sekolah Di Ternate Parah Tim Ketika Mas Gagah Pergi Berikan Bantuan

Gedung Sekolah Di Ternate Parah Tim Ketika Mas Gagah Pergi Berikan Bantuan

Published on

- Advertisement -spot_img

GEDUNG SEKOLAH DI TERNATE, PARAH

Film Ketika Mas Gagah Pergi sudah tayang di bioskop per 21 Januari 2016. Film yang disutradari oleh Firman Syah ini, memulai syuting pada Oktober tahun lalu. Prosesnya pengambilan gambar berlangsung selama 1,5 bulan di dua kota yaitu Jakarta dan Ternate.

Menurut pemeran Gita, Aquino Umar, Ternate dipilih karena film ini pengen mengekspos wilayah Indonesia bagian timur. Ternate juga menyimpan kekayaan alam yang indah. Pun Ternate dikenal sebagai daerah yang punya nilai ke-Islam-an yang kuat, sehingga dirasa pas untuk film bergenre drama-religi ini.

Baca juga : Cara Sutradara Film “Ketika Mas Gagah Pergi” mengakali scene Palestina

Di balik berbagai pesonanya, ternyata gedung sekolah di Ternate – terutama di bagian pesisir – kurang mendapat perhatian pemerintah. Aquino “Noy” Umar jadi saksi bagaimana kondisi di sana. “Aku lihat sendiri, ada beberapa sekolah yang punya ruangan sempit, tapi muridnya banyak. Kondisinya masih seadanya,” tutur pemeran tokoh Gita tersebut dalam jumpa pers di Kedai Cobek, Solo Grand Mall, Kamis (29/1/2016).

Kondisi gedung sekolah sangat minim fasilitas. “Meja nggak ada, bangku nggak ada, duduknya di lantai, lantainya terbuat dari semen, atapnya juga bocor. Emang di sekolah itu sedang ada pembangunan, tapi udah dua tahun nggak kelar-kelar,” katanya.

Melihat kondisi itu, tim Ketika Mas Gagah Pergi berinisiatif untuk memberikan bantuan. “Kami kasih bangku, kursi, peralatan sekolah, tas, dan segala macem. Anak-anaknya seneng banget,” beber perempuan kelahiran 22 April 1995 itu.

Selain Ternate, tim Ketika Mas Gagah Pergi juga memberikan bantuan ke Palestina. “Keuntungan film ini kami berikan kepada negara Palestina. Sebenarnya sebelum film ini jadi, kami patungan untuk menyumbang ke sana,” terang pemeran Manto di film Ketika Mas Gagah Pergi, Ali Syakieb.

Kamis kemarin, Aquino Umar dan Ali Syakieb mampir ke Kota Solo dalam rangka roadshow film Ketika Mas Gagah Pergi. Promo di Solo diramaikan dengan meet and greet dan nonton bareng di Grand 21 Solo Grand Mall.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Benning Aesthetic Clinic Solo Rayakan Anniversary ke-16 : Defining The Future of Beauty

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary ke-16, Benning Aesthetic Clinic Solo menggelar pameran spektakuler...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...