Monday, February 23, 2026
spot_img
HomeMusikUnearth Tampil Prima Di Rock In Solo 2015

Unearth Tampil Prima Di Rock In Solo 2015

Published on

- Advertisement -spot_img

UNEARTH TAMPIL PRIMA DI ROCK IN SOLO 2015

Usai digempur sederet band metal lokal – plus satu penampil internasional, Anthelion, hajatan metal paling akbar se-Jawa Tengah, Rock in Solo 2015, menyisakan dua performer  luar negeri. Setelah rehat selama 90 menit, metalheads kembali diajak “berolahraga” bersama gerombolan metalcore asal Massachusetts, Unearth.

Saat sesi check line, penonton diberi suguhan menarik bagaimana drummer Unearth, Nick Pierce, menggebuk drum.  Drummer yang bergabung dengan Unearth pada 2012 ini, menunjukkan keahliannya bermain alat perkusi itu menggunakan teknik traditional grip.

Tak hanya Nick yang tampil prima. Minggu (15/11/2015) malam itu, Trevor Phipps (vokalis), Buzz McGrath (gitaris), Ken Susi (gitaris), dan Chris O’Toole (basis), juga menunjukkan kualitas yang sama. “Watch It Burn” dipilih sebagai nomor pembuka. Tanpa jeda, mereka langsung menggeber “Never Cease”.

Kecuali Nick, tak ada personel yang tak diam di tempat. Band yang telah merilis enam album itu seakan tak punya lelah, walaupun malam sebelumnya mereka bermain di Rock in Celebes, Makassar. Namun sayang, metalheads belum menunjukkan reaksi untuk bergoyang. Di jeda pergantian lagu, Trevor menyentil penonton yang memadati Lapangan Parkir Stadion Manahan.

You’re so quiet. C’mon, move your feet! It’s our party,” ujarnya. Setelah disentil, penonton mulai bergerak di lagu “This Lying World”, yang diawali riff ganjil. Tak hanya di baris depan, saat “The Swarm” dibawakan, metalheads bagian belakang juga mulai membentuk moshpit.

“Endless” dan “Gilles” jadi lagu kelima dan keenam yang disajikan. “How’s your day, Rock in Solo? Do you have a good time? It’s a beautiful festival. This is the fast one,” tutur Trevor mengawali “Last Wish”. Nomor bertempo cepat tersebut, langsung direspon metalheads dengan circle pit.

Tidak terasa, penampilan Unearth akan berakhir. Trevor memberi kode supaya penonton semakin bersenang-senang. “Kami punya tiga lagu terakhir. Terimakasih telah mendukung dan mengundang kami,” katanya. “Zombie Autopilot”, “My Will Be Done”, dan “The Great Dividers”, jadi perjumpaan terakhir Uneart di Rock in Solo 2015.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Upacara Peringatan HUT ke-281 Kota Solo, Masyarakat Umum Ikut Kenakan Busana Adat Jawa

Soloevent.id - Ribuan peserta memadati Stadion Sriwedari untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun...

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...