Sunday, February 1, 2026
spot_img
HomeMusikUnearth Tampil Prima Di Rock In Solo 2015

Unearth Tampil Prima Di Rock In Solo 2015

Published on

- Advertisement -spot_img

UNEARTH TAMPIL PRIMA DI ROCK IN SOLO 2015

Usai digempur sederet band metal lokal – plus satu penampil internasional, Anthelion, hajatan metal paling akbar se-Jawa Tengah, Rock in Solo 2015, menyisakan dua performer  luar negeri. Setelah rehat selama 90 menit, metalheads kembali diajak “berolahraga” bersama gerombolan metalcore asal Massachusetts, Unearth.

Saat sesi check line, penonton diberi suguhan menarik bagaimana drummer Unearth, Nick Pierce, menggebuk drum.  Drummer yang bergabung dengan Unearth pada 2012 ini, menunjukkan keahliannya bermain alat perkusi itu menggunakan teknik traditional grip.

Tak hanya Nick yang tampil prima. Minggu (15/11/2015) malam itu, Trevor Phipps (vokalis), Buzz McGrath (gitaris), Ken Susi (gitaris), dan Chris O’Toole (basis), juga menunjukkan kualitas yang sama. “Watch It Burn” dipilih sebagai nomor pembuka. Tanpa jeda, mereka langsung menggeber “Never Cease”.

Kecuali Nick, tak ada personel yang tak diam di tempat. Band yang telah merilis enam album itu seakan tak punya lelah, walaupun malam sebelumnya mereka bermain di Rock in Celebes, Makassar. Namun sayang, metalheads belum menunjukkan reaksi untuk bergoyang. Di jeda pergantian lagu, Trevor menyentil penonton yang memadati Lapangan Parkir Stadion Manahan.

You’re so quiet. C’mon, move your feet! It’s our party,” ujarnya. Setelah disentil, penonton mulai bergerak di lagu “This Lying World”, yang diawali riff ganjil. Tak hanya di baris depan, saat “The Swarm” dibawakan, metalheads bagian belakang juga mulai membentuk moshpit.

“Endless” dan “Gilles” jadi lagu kelima dan keenam yang disajikan. “How’s your day, Rock in Solo? Do you have a good time? It’s a beautiful festival. This is the fast one,” tutur Trevor mengawali “Last Wish”. Nomor bertempo cepat tersebut, langsung direspon metalheads dengan circle pit.

Tidak terasa, penampilan Unearth akan berakhir. Trevor memberi kode supaya penonton semakin bersenang-senang. “Kami punya tiga lagu terakhir. Terimakasih telah mendukung dan mengundang kami,” katanya. “Zombie Autopilot”, “My Will Be Done”, dan “The Great Dividers”, jadi perjumpaan terakhir Uneart di Rock in Solo 2015.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

Bukan Sekadar Fashion Show, Rotary Club Solo Buktikan Perayaan Ultah Bisa Sambil Bantu Sesama.

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary Rotary Club Solo Sriwedari ke-13 menggelar lomba batik...

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...