Sunday, February 1, 2026
spot_img
HomeMusikTerik Matahari Tak Tunda Metalheads Untuk Berpesta Di Rock In Solo 2015

Terik Matahari Tak Tunda Metalheads Untuk Berpesta Di Rock In Solo 2015

Published on

- Advertisement -spot_img

TERIK MATAHARI TAK TUNDA METALHEADS UNTUK BERPESTA DI ROCK IN SOLO 2015

Ribuan metalheads menghitamkan Lapangan Parkir Stadion Manahan, Solo, Minggu (15/11/2015). Sedari pagi, para penggemar musik cadas mulai berbondong-bondong menuju venue untuk merayakan hari besar mereka, yang bernama Rock in Solo 2015.

Sinar matahari yang terik, bukan jadi satu halangan bagi mereka untuk terus berpesta. Saat Soloevent tiba di lokasi, grup hardcore asal Karanganyar, Gendar Pecel, sedang memainkan setlist-nya. Band yang selalu berkostum nyleneh saat tampil live itu, membawakan beberapa nomor hits-nya, seperti “Doktrinasi Ra Mutu”, “Kanca Bajingan”, dan lainnya.

Pasca Gendar Pecel turun panggung, unit slamming death metal asal Bali, Rezume, memanaskan panggung Rock in Solo 2015. Saat jeda pergantian lagu, K-Dir (gitaris) mengeluarkan celotehan-celotehan nakal, yang mengundang tawa penonton. Yap, Rezume memang dikenal sebagai band yang selalu mengangkat hal-hal berbau seksualitas di tiap lagunya.

Salah satu penampil internasional, Anthelion, gantian menggempur Rock in Solo 2015. Band symphonic black metal asal Taiwan ini, mengaku senang kembali menyinggahi Indonesia. “Ini kedua kalinya kami main di Indonesia. Dulu kami bermain di Hammersonic. We really miss you, guys,” ujar Code, sang vokalis.

Setelah break ashar, para penggemar death metal dihibur oleh performa Carnivored. Saat tampil di Rock in Solo 2015, Carnivored turut mengajak seorang gitaris metal ternama yang kini bermain di Hellcrust, Baken Nainggolan. Beberapa nomor dari album teranyarnya, No Truth Found, turun mereka mainkan di kesempatan itu.

Semakin sore, moshpit Rock in Solo 2015 bertambah menggila. Pasalnya, dua band besar di skena metal Indonesia, sedang unjuk gigi. Mereka adalah Seringai dan Burgerill. 11 lagu dibawakan Seringai, sementara Burgerkill memainkan 8 lagu.

Sebenarnya, sebelum break maghrib ada satu line up luar negeri yang tampil. Namun, karena I Killed the Prom Queen tertahan di kantor imigrasi Malaysia karena masalah visa – pasca mereka menggelar konser di Kuala Lumpur, grup metalcore asal Australia itu membatalkan penampilannya di Rock in Solo 2015.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

Bukan Sekadar Fashion Show, Rotary Club Solo Buktikan Perayaan Ultah Bisa Sambil Bantu Sesama.

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary Rotary Club Solo Sriwedari ke-13 menggelar lomba batik...

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...