Thursday, December 11, 2025
spot_img
HomeSeni dan BudayaMengenal Wayang Potehi

Mengenal Wayang Potehi

Published on

- Advertisement -spot_img

MANIS PAHIT WAYANG POTEHI 2

Sekilas mengenal Wayang Potehi. Wayang Potehi adalah wayang khas Tiongkok yang telah berumur lebih dari 3000 tahun. Potehi berasal dari kata Pou-te-hi. “Pou” sendiri artinya kain,” te” artinya kantong, “hi” artinya wayang. Jadi secara harfiah Potehi adalah wayang yang terbuat dari kain yang memiliki kantong-kantong. Cara memainkannya dengan memasukkan jari-jari tangan pada kantong-kantong kain wayang kemudian menggerakkannya sesuai cerita. Biasanya pertunjukan wayang potehi diiringi oleh tabuhan-tabuhan layaknya wayang pada umumnya.

Menurut sejarah, Potehi sudah ada sejak masa Dinasti Jin (265-420 Masehi) dan berkembang pada Dinasti Song (960-1279 Masehi). Konon ceritanya, Potehi ini ditemukan di penjara oleh narapidana yang telah dijatuhi hukuman mati. 5 orang dijatuhi hukuman mati, 4 diantaranya langsung bersedih dan seakan tidak punya semangat hidup. 1 orang lainnya punya ide membuat hiburan agar tidak larut dalam kesedihan. Akhirnya kelima orang ini menabuh perkakas yang ada di penjara seperti panci, piring dan lainnya untuk membuat suara riuh dan seorang lainnya memainkan wayang. Suara riuh tersebut terdengar oleh kaisar dan kaisar suka dengan hiburan itu. Akhirnya sang kaisar memberi pengampunan.

Terus gimana ceritanya Potehi ini masuk Indonesia? Jadi ceritanya, Potehi masuk ke Indonesia sekitar abad 16 sampai 19 oleh orang-orang Tionghoa. Ada yang menyebutkan yang membawa Wayang Potehi ke Indonesia adalah seorang bernama Edmund Scott asal Inggris. Dia bilang bahwa Wayang Potehi ini untuk acara ritual.

Kurang lebih kaya itu cerita tentang Wayang Potehi. Tertarik untuk menonton pertunjukan Potehi? Atau pengen tahu suka duka dalang Wayang Potehi? Klik artikel Manis Pahit Wayang Potehi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Solo Full Energi! 35 Kabupaten/Kota Tumpah Ruah di FORDA Jateng, Aksi Battle Dance Curi Perhatian di CFD!

Soloevent.id - Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 digelar pada 5 hingga...

Pohon Terang 16 Meter Menyala di Solo Square! Wakil Walikota Turun Tangan Sampaikan Pesan Toleransi

Soloevent.id - Menyambut Natal dan Tahun Baru Solo Square menggelar acara “A Symphony of...

Klinik Kesehatan Dibuka di Dalam Pura Mangkunegaran, Siapa Saja yang Bisa Berobat Gratis?

Surakarta, 3 Desember 2025. Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkoenagoro X meresmikan Klinik...

More like this

UEA Rayakan Hari Nasional Ke-54 di Solo, Gelar Pertunjukan Budaya di Masjid Sheikh Zayed.

Soloevent.id - Puncak Peringatan Hari Nasional Uni Emirate Arab (UEA) ke-54 kembali di gelar...

Pemkot Surakarta dan BPSDM Jawa Tengah Luncurkan Program “Kado Mama” di Kota Solo.

Soloevent.id - Pemerintah Kota Surakarta berkolaborasi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Jawa Tengah...

Konterensi Internasional Indonesia Mask Organization (IMO) 2025 : Bertukar Ilmu Topeng Global!

Soloevent.id - International Mask Festival (IMF) 2025 menghadirkan Konferensi Internasional Indonesia Mask Organization (IMO)...