Saturday, January 24, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaRespon Panitia Seminar Solo Batik Fashion 2014

Respon Panitia Seminar Solo Batik Fashion 2014

Published on

- Advertisement -spot_img

RESPON-PANITIA-SEMINAR-SOLO-BATIK-FASHION-2014_

Di era tahun 2014 ini, sebuah tren baru dan inovatif selalu menjadi pencaharian bagi para penikmat fashionholic. Dari mulai batik, kebaya hingga tren fashion masa kini. Tak ketinggalan event-event seminar tentang fashion mulai banyak diselenggarakan. Salah satunya event Kota Solo bertajuk Seminar “Kebaya Ku” yang merupakan rangkaian acara Solo Batik Fashion 2014 yang digelar di Bale Tawangarum- Balai Kota Solo. Narasumber seminar kali ini, Ayok Dwi Pancara. Seorang desainer berbakat yang salah satu karyanya pernah digunakan oleh seorang Miss Universe. Tak diherankan bahwa karyanya memang benar-benar menarik dan inovatif. Seruti respati juga salah satu artis yang beruntung mengenakan salah satu busana buatan Ayok Dwi Pancara.

Dalam pengenalan dan mensosialisasikan prosedur pembuatan kebaya, Ayok selaku narasumber mengenalkan proses dalam pembuatan kebaya itu seperti apa dan bagaimana. Tak ada terget tertentu yang diharapkan panitia, namun respon dari berbagai kalangan sangatlah baik dalam acara Solo Batik Fashion 2014 ini, terutama dalam “Kebaya Ku”. Tak hanya siswa dan siswi SMK saja yang menghadiri, beberapa Ibu yang mengaku dirinya seorang penjahitpun terlihat duduk ditengah-tengah siswi SMK se-Solo. Panitia hanya memberikan tempat dan waktu untuk meningkatkan minat serta kekreatifan para generasi muda khususnya dibidang tata busana.

“Gak nyangka sebeludak ini. Cuman apa yaa, ini memang tidak ada tergetnya, tapi kan kejadian tahun lalu tidak ada separuhnya hari ini” Ucap joko selaku panitia terlibat. Respon seminar “Kebaya Ku” tahun 2014 ini memang sangat baik dibandingkan tahun 2013. Peserta meningkat 50% dibanding tahun lalu. Terlihat banyak siswa yang sampai duduk dilantai [nglesot] karena antusias dan respon cukup baik di 2014 ini. Walau peningkatan peserta seminar sudah 50% namun jumlah segitu masih dirasa kurang untuk event sebesar Solo Batik Fashion.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...