Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaSolo 24 Jam Menari Resmi Ditabuh

Solo 24 Jam Menari Resmi Ditabuh

Published on

- Advertisement -spot_img

 

SOLO 24 JAM MENARI RESMI DITABUH

Gelaran Solo 24 Jam Menari resmi dibuka, Rabu (29/4/2015) pagi. Acara yang dilangsungkan di Halaman Rektorat Institut Seni Surakarta (ISI) Surakarta itu menjadi prosesi awal ditabuhnya event yang tahun ini mengambil tema “Tari: Nafas dan Kehidupan” tersebut.

Dalam upacara pembukaan itu, keempat penari yang menari selama 24 jam penuh, diberi kalung bunga oleh Rektor ISI Surakarta, Sri Rochana Widyastutieningrum, sebagai bentuk dukungan perguruan tinggi  seni yang berdiri pada 2006 itu terhadap keempatnya.

Keempat penari: Alfiyanto (Malang), Stepanus Adhi Prastiwa (Lubuk Linggau), Anggono Kusumo (Solo), Abdul Rokhim (DKI Jakarta), akan turut bersanding dengan 3000 penari lain dalam menyemarakkan festival tari yang di 2015 ini telah memasuki edisi kesembilan ini.

Sepengamatan Soloevent, keempat penari tersebut disediakan panggung khusus saat mereka mengiringi para penampil dari dalam maupun luar kota ketika perform di Pendapa Ageng ISI Surakarta. Tak ketinggalan, mereka juga menampilkan karya tarinya dalam beberapa repertoar.

Hingga berita ini diturunkan, suasana area kampus ISI Surakarta tampak semarak. Beberapa tempat pertunjukan seperti Pendapa Ageng, Teater Besar (TB) Teater Kecil (TK), lapangan parkir antara TB dan TK, ramai dengan antusias penonton.

Sementara venue Teater Kapal ISI bakal memulai pentas pada pukul 19.00 WIB. Tak hanya area ISI Surakarta, Solo 24 Jam Menari juga dilangsungkan di SMK N 8 Surakarta (SMKI), Solo Square, Solo Grand Mall, Solo Paragon Lifestyle Mall, dan Jalan Jenderal Sudirman.

Rektor ISI Surakarta, Sri Rochana Widyastutieningrum, mengatakan Solo 24 Jam Menari menjadi ajang penguatan kreativitas. “Event ini juga dumungkinkan sebagai wadah dalam berekspresi, silaturahmi, apresiasi, sekaligus untuk memperkokoh jejaring persaudaraan keluarga besar jagad tari,” tutur Rochana dalam sambutannya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...