Monday, March 2, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaSejarah Dibalik Kelezatan Sate Kere

Sejarah Dibalik Kelezatan Sate Kere

Published on

- Advertisement -spot_img

sate-kere

Soloevent.id – Tidak berbeda dengan Tengkleng, Sate Kere juga merupakan salah satu makanan khas dari kota Solo yang berhasil naik kelas menjadi idaman para wisatawan.

Kisah dibalik sate kere pun sama dengan cerita tengkleng. Keterbatasan ekonomi membuat rakyat biasa memutar otak bagaimana agar mereka seolah bisa menikmati apa yang disantap oleh para bangsawan. Pada waktu itu, membeli daging sapi untuk dikonsumsi merupakan suatu hal yang mewah.

Dibuatlah sate kere. Dinamakan sate kere karena dibuat dengan tujuan agar dapat dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah, atau masyarakat kurang mampu (dalam bahasa Jawa disebut dengan masyarakat kere) sebagai pengganti sate sapi.

Terbukti, sate kere berbahan dasar dari ampas sisa pembuatan tempe yang direndam dalam bumbu bacem kemudian dibakar di atas bara api. Biasanya sate kere disajikan dengan lontong atau nasi dan diguyur dengan bumbu kacang khas sate kere.

Namun pada perkembangannya, warung sate kere juga menjual sate sapi. Tentu harganya pun tidak lagi mencerminkan makanan untuk kaum bawah. Sate kere telah naik kelas ketika bersanding dengan sate sapi yang dulu menjadi santapan kaum bangsawan.

Di Warung Sate Kere Yu Rebi yang telah banyak dikenal misalnya, untuk seporsi sate campur yang berisi sate kere dan sate sapi dihargai Rp 30.000,- dan untuk sepuluh tusuk sate kere atau sate gembus, Anda harus membayar Rp 20.000,-

Meski demikian, sate kere akan tetap dicari oleh mereka pencinta kuliner nusantara, atau bagi mereka yang kebetulan sedang berkunjung ke kota Solo dan berburu makanan khas. Sate kere terlalu sayang untuk dilewatkan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Ramadhan Iftar The Sunan Hotel Solo Hadirkan Fashion Show Koleksi Batik Riana Kesuma

Soloevent.id - The Sunan Hotel Solo menggelar acara Fashion Show Ramadhan Collection di Narendra...

Aston Solo Hotel Hadirkan Pengalaman Iftar Dunia dengan Sentuhan ASEAN

Soloevent.id - Dalam menyambut bulan suci ramadhan, Aston Solo Hotel resmi memperkenalkan rangkaian program...

Rayakan Hari Pers Nasional, Monumen Pers Solo Pamerkan 101 Koleksi Iklan Ikonik.

Soloevent.id - Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran bertajuk Warta Pariwara yang menampilkan koleksi...

More like this

Upacara Peringatan HUT ke-281 Kota Solo, Masyarakat Umum Ikut Kenakan Busana Adat Jawa

Soloevent.id - Ribuan peserta memadati Stadion Sriwedari untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun...

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...