Dari Iseng-Iseng Jual Mobil Bekas, Sampai Jadi General Manager

256

Soloevent.id – Berawal dari jualan mobil bekas, kini bisa naik kelas. Itulah sepenggal kisah hidup Sistho Aryo Sreshto, S.T, CHA. Saat ini, pria 38 tahun asal Semarang itu menjabat sebagai General Manager di The Alana Hotel & Convention Center Solo.

Sebenarnya, bekerja di dunia perhotelan bukanlah sesuatu yang Sistho duga. Namun memang, sejak SMA, dia telah bersinggungan dengan dunia bisnis. Saat itu, dengan keluguannya sebagai siswa SMA, Sistho berjualan mobil bekas. Ternyata barang yang ia jual selalu laris. Dari situlah muncul rasa menikmati pekerjaan,

Singkat cerita, Sistho lulus kuliah. Setelah menyebar curriculum vitae dan lamaran kerja, dia dipanggil untuk tes wawancara di sebuah hotel yang sedang dalam tahap awal beroperasi.



Hotel yang memanggilnya adalah hotel yang memiliki jaringan  Perancis. Sistho menceritakan, di sesi itu, dia berhadapan langsung dengan sang General Manager yang juga berkebangsaan Perancis.

Bermodal bahasa Inggris pas-pasan dan minimnya pengalaman kerja, Sistho berani menjawab pertanyaan yang diberikan GM dengan berkata, “I want to be in your chair [General Manager] in five years later.” Seketika dia langsung disuruh pergi oleh sang GM. Sistho pulang dengan perasaan putus asa.

Tak diduga, keesokan harinya Sistho mendapat kabar kalau dia diterima sebagai karyawan  hotel tersebut. Ia menjabat sebagai Sales Executive. Kala itu, pihak hotel berkata kepada Sistho bahwa dia akan dibentuk menjadi General Manager. Di Novotel Hotel Semarang-lah, Sistho menapaki dunia perhotelan untuk pertama kali. Dia bekerja di sana selama 6 tahun.

Anak Muda dengan Jabatan Tinggi

Dalam jangka waktu 4,5 tahun, Sistho yang waktu itu berumur 28 tahun berhasil menduduki level tertinggi di divisi sales, yakni Director of Sales. Bahkan, ia menjadi orang paling muda di Indonesia yang menduduki posisi tersebut.

Setelah 6 tahun, alumnus Fakultas Teknik Universitas Diponegoro itu dipinang sebagai Executive Assistant Manager oleh Aston Hotel Samarinda selama 1 tahun 9 bulan. Sistho kemudian kembali ke Pulau Jawa. Di Kota Solo-lah, karir bapak dari dua anak itu bertambah melesat. Dia ditunjuk sebagai General Manager Fave Hotel Adisucipto dan Fave Hotel Solo Baru dari tahun 2013 hingga bulan-bulan akhir 2015.

Pada November 2015, dia dipindahtugaskan lagi ke unit hotel Archipelago International dengan  menjadi General Manager The Alana Hotel & Convention Center Solo. Ini adalah prestasi untuknya, karena posisi tersebut normalnya dijabat oleh orang-orang yang berumur 45 tahun ke atas.