Friday, February 20, 2026
spot_img
HomeSeni dan Budaya“Koboi Dari Texas” Meriahkan Pre-Event Solo 24 Jam Menari 2016

“Koboi Dari Texas” Meriahkan Pre-Event Solo 24 Jam Menari 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

“KOBOI DARI TEXAS” MERIAHKAN PRE-EVENT SOLO 24 JAM MENARI 2016

Soloevent.id – Suara alat musik perkusi menyeruak di perempatan Ngarsopuro, Solo, Minggu (24/4/2016). Pagi itu sebuah grup bernama Tubuh Yang Bersembunyi sedang menabuh alat-alat perkusi dengan semangat. Sekitar 20 anggotanya memainkan tambur serta instrumen dari barang-barang bekas seperti seng dan tong cat.

Usai menghibur penonton dengan permainan rancak, ada sepuluh personel yang maju untuk menari stomp dance. Tanpa diiringi alat musik, kesepuluh penari itu menarikan tarian nan lincah. Mereka mampu menciptakan musik ritmis lewat gerakan-gerakan tubuh, seperti hentakan kaki maupun tepukan tangan ke badan. Akhir dari penampilan mereka ditandai dengan tarian ritmis di atas seng sepanjang kurang lebih lima meter.

Ya, tulisan di atas adalah sedikit gambaran dari kemeriahan pre-event Solo 24 Jam Menari 2016. Acara yang dihelat di arena car free day itu diikuti tujuh grup tari tradisi dan modern asal Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta serta kelompok seni di luar ISI.

Usai Tubuh Yang Bersembunyi, 50-an mahasiswi ISI membawakan Texas Country Dance. Diiringi musik country, para penari yang mengenakan kostum bak koboi itu tampil dengan penuh keceriaan. Mereka berjoget-joget sesuai irama musik country.

“Texas Country Dance adalah tari non tradisi. Tari ini khas dari Texas, Amerika Serikat. Kami menampilkan tarian ini karena energik dan menggambarkan kebahagiaan, sehingga dirasa pas untuk menyambut Solo 24 Jam Menari,” ujar salah seorang penari, Indah Ayu Saputri.

Usai Texas Country Dance, penonton dibuat berdecak kagum oleh atraksi kesenian Reog Ponorogo yang disajikan oleh Komunitas Reog Sumber berkolaborasi dengan mahasiswa Seni Tari ISI Surakarta. Mereka mempertontonkan kekuatan dan kelincahan tubuh lewat gerakan-gerakan akrobatik. Tiga penari cilik yang berperan sebagai Patih Bujang Ganong mampu memecah tawa penonton lewat gerakan-gerakan lucunya.

Penangggungjawab Pre-event Solo 24 Jam Menari 2016, Putri Pramesti Wigaringtyas, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan hajatan akbar Solo 24 Jam Menari 2016. “Selama bertahun-tahun penyelenggaraan Solo 24 Jam Menari, belum pernah mengadakan pre-event. Karena ini edisi kesepuluh, saya coba untuk mengusulkan diadakannya pre-event. Alhamdulillah bisa terlaksana walaupun secara sederhana,” tuturnya kepada pewarta.

Terkait materi yang ditampilkan per grup, Putri menuturkan sengaja mengombinasikan antara tari tradisi dan modern. “Biar acaranya menarik,” tandasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

More like this

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Kegiatan Bersih-Bersih Menyambut Tahun Baru Imlek di Mangkunegaran

Surakarta,   14 Februari 2026. Mangkunegaran bersama komunitas Tionghoa di Surakarta mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Mangkunegaran...