Monday, February 9, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaBeragam Acara Unik Buka Festival Jenang Solo 2015

Beragam Acara Unik Buka Festival Jenang Solo 2015

Published on

- Advertisement -spot_img

BERAGAM ACARA UNIK BUKA FESTIVAL JENANG SOLO 2015__

Lonceng yang dibunyikan oleh Menteri Perindustrian, Saleh Husin, dan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, menjadi penanda dibukanya Festival Jenang Solo 2015, Minggu (15/2/2015). Opening ceremony pagi itu tampak semarak. Beragam aksi hiburan dipertontonkan para penyaji, yang dikemas dalam tajuk “Pesona Indonesia”. Sebuah panggung di Perempatan Ngarsopuro menjadi wadah para performer untuk menghibur warga.

Seperti namanya, para penampil menyuguhkan atraksi kesenian tradisional dan kontemporer yang bercorak Indonesia. Seperti Reog Ponorogo, Karawitan Ngudilaras SDN Mojo 1, Komunitas Ketan Ireng UNS yang menampilkan Tari Saman, Sanggar Meta Budaya Solo dengan Tari Rampak Cakil, Semarak Candra Kirana dengan Tari Kreasi Bajidorkahot, musik rangkas dari SD Marsudirini, dan juga perform dari Komunitas Red Batik Batik Solo.

Di tempat terpisah, masih di koridor Ngarsopuro, sekitar 50 siswi dari SMP Kristen 3 Margoyudan tampak memarut kelapa. Duduk di tikar berwarna hijau, mereka terlihat bersemangat menuntaskan pekerjaannya. Menurut Ketua Panitia Festival Jenang Solo 2015, Mayor Haristanto, kegiatan marut kelapa ini berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. “Soalnya sekarang sudah jarang anak marut kelapa,” jelasnya.

Di sisi selatan, koki-koki dari Indonesian Chef Association sedang menggelar masak besar jenang. Ada lima varian bubur yang diolah, yang tentunya sudah dikenal oleh masyarakat, seperti sungsum, ketan hitam, kacang hijau, dan mutiara. Serta tak ketinggalan sang bubur primadona: jenang bahari.

Usai dimasak, bubur-bubur tersebut dibagikan gratis kepada masyarakat. Mereka harus berdesak-desakan demi setakir jenang. Namun, walaupun harus bermandikan peluh, wajah-wajah mereka nampak sumringah usai mendapatkannya.

Ilma salah satunya. Mahasiswi asal Garut ini bersama teman-teman satu kost-nya rela berdesakan demi mendapatkan jenang ketan item. “Buburnya enak. Acaranya seru. Saya ingin ngrasaiin dan juga turut berpartisipasi,” ungkapnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...