Soloevent.id – Pagelaran Solo Menari 2026 kembali digelar pada Selasa-Rabu (28-29/4/2026) di Pendhapi Gedhe Balai Kota Solo. Ada berbagai rangkaian kegiatan digelar selama dua hari tersebut diantaranya pameran kipas, workshop Sanggul Nusantara, sarasehan tari bersama ASETI, tari kolosal hingga pasar festival.
Salah satu kegiatan yang digelar pada hari pertama yaitu workshop membuat Sanggul bersama Akademi Sanggul Nusantara. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nanik Sri Prihatini dan Dwi Widandari, Duta Sanggul Nusantara Solo 2024.

Kegiatan ini diikuti oleh pelajar dan mahasiswi dari beberapa sekolah dan kampus di Kota Solo. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan atraktif, mencerminkan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia remaja.
Dalam kegiatan ini para peserta diajari memahami makna filosofis dibalik bentuk sanggul dan belajar sanggulan mandiri dengan lebih mudah. Selain mendapatkan ilmu dari para ahli dibidangnya, para peserta juga mendapatkan paket ukel konde Solo dan perlengkapan untuk sanggulan (sisir, jepit, karet).
Kegiatan ini juga sebagai pelestarian budaya yang tidak hanya bergantung pada masa lalu, tetapi harus ditransformasikan agar hidup di masa kini dan masa depan. Akademi Sanggul Nusantara adalah langkah nyata untuk menjembatani warisan dengan generasi, Melalui program Akademi Sanggul Nusantara dengan slogan Sanggulan Sat Set Anti Ribet bisa membuat generasi muda atau para remaja putri tampil sebagai agen pelestari budaya.

Selain pelatihan membuat sanggul, masih ada Workshop Membuat Kipas Kreatif oleh Arief Tuep yang mengajak peserta untuk mengolah kipas menjadi karya bernilai. Dalam kegiatan ini, peserta didorong untuk menciptakan kipas dengan karakter dan makna tersendiri, sehingga tidak hanya menjadi benda pakai, tetapi juga memiliki nilai estetika dan potensi ekonomi.
Workshop ini dinilai memberikan dampak nyata, mulai dari aspek edukatif dalam mengasah kreativitas, aspek sosial melalui kolaborasi, hingga peluang ekonomi melalui produk kriya bernilai jual.




