Friday, October 16, 2026
HomeSeni dan BudayaSBF 6 Jadi Ajang Unjuk Kebolehan Desainer Muda

SBF 6 Jadi Ajang Unjuk Kebolehan Desainer Muda

Published on

- Advertisement -spot_img

SBF-6-JADI-AJANG-UNJUK-KEBOLEHAN-DESAINER-MUDA_

“Batik karya saya nggak ada hubungannya sama alkohol,” canda Ucok M. Sirait saat berbincang-bincang dengan wartawan dalam press conference Solo Batik Fashion 6 di Narendra Restaurant The Sunan Hotel Solo, Rabu (3/9/2014). Ucok adalah desainer yang akan menampilkan karya bertema Mix Max. Ia akan mencampur Batik Lereng /Batik Parang dengan bahan lain.

Pendekatan Ucok yang lebih sering memainkan model kebaya, akan pula ia praktekkan di main event Solo Batik Fashion (SBF) 6. Di sana ia bakal mengombinasikan batik dengan  bludru, tulle, dan brokat.  Dari olahan itu terciptalah kebaya modern.

Ucok bukanlah satu-satunya desainer muda yang akan mempresentasikan karyanya di depan khalayak ramai. Masih terdapat banyak penata busana muda yang meracik batik dengan konsep-konsep unik dalam gelaran bertajuk 24 Hours Style ini.

Dengan tema Summer Queen, desainer 21 tahun ini menampilkan gaun malam yang mengeksplorasi warna-warni bunga dalam batik. Dia bernama Robin Karebet. Di edisi perdananya mengikuti SBF ini, gaun yang ia ciptakan berbahan dasar batik, tile, list, brokat, dan bordir. Motif bunga dan tumbuhan ia tonjolkan dengan tambahan hiasan payet dan swarovski untuk memperindah. Pola potongan asimetris sengaja ia tonjolkan agar menambah kesan glamor, seksi, dan elegan ketika dipakai.

Sementara itu, cara unik dipakai oleh Wicaksono Aji dalam memproduksi karyanya. “Karya saya merupakan handmade original. Kesan heritage saya tuangkan di segi teknik dan bahannya,” ujar desainer yang memilih tema When Heritage So Me tersebut.

Gaun dan kebaya yang ia buat merupakan hasil kerajinan tangan yang menggunakan teknik embroidery (sulam), prodo (melapisi batik dengan bahan kimia agar batik lebih mengkilap), dan  quilting (menghias permukaan kain dengan motif tambahan atau perca).

Desainer-desainer muda tersebut akan bergabung dengan desainer-desainer kawakan seperti Djongko Rahardjo, Joko SSP, Owen Joe, dan lain-lain. Total 36 desainer akan mempertontonkan delapan slot karya –kecuali penampil mini show, mereka menampilkan 24 koleksi– pada acara puncak Solo Batik Fashion 6 yang berlangsung pada Jumat-Minggu (5-7/9/2014). Catwalk SBF 6 terbentang di dalam komplek Benteng Vastenburg.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

More like this

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...