Friday, January 30, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaInternational Mask Festival 2017 Undang Seniman Topeng Mancanegara

International Mask Festival 2017 Undang Seniman Topeng Mancanegara

Published on

- Advertisement -spot_img

FESTIVAL-TOPENG-01

 

Soloevent.id – Salah satu pertunjukan seni bertaraf internasional kembali digelar di Kota Solo. Kali ini bakalan ada International Mask Festival 2017, sebuah event yang menampilkan pementasan tari topeng, workshop, dan seminar. Acara ini dihelat di pendapa Prangwedanan Pura Mangkunegaran selama dua hari, Jumat-Sabtu (27-28/10/2017).

 

Seperti namanya, International Mask Festival 2017 akan menyajikan segala sesuatu tentang topeng. Saat seminar, gelaran ini akan mengupas tentang sejarah dan ciri khas topeng dari setiap daerah. Kamu bisa mengikuti seminar ini pada Jumat mulai jam 08.30 WIB.

 

Lalu ada lagi workshop topeng yang mengangkat tema “Kreasikan Topengmu”. Di kegiatan tersebut, kamu bakal diajari cara membikin topeng. Workshop berlangsung dari 08.30-13.00 WIB.

 

Karena ini adalah workshop berbayar, kalau kamu kepingin mengikutinya maka dikenakan biaya 100 ribu Rupiah – itu sudah termasuk fasilitas keliling Museum Pura Mangkunegaran, makan siang, sertifikat, suvenir, dan menonton pertunjukan tari topeng.

 

Nah, omong-omong soal pertunjukan tari topeng, gelaran ini hadir tiap malam selama International Mask Festival 2017 berlangsung. Pengisi acaranya adalah seniman-seniman topeng dari berbagai kota di Indonesia dan beberapa negara.

 

Penampilnya antara lain Akademi Seni Mangkunegaran, Semarak Candra Kirana, Bambang “Mbesur” Suryono (Solo); Krida Beksa Wirama, Pager Bumi (Yogyakarta); I Gusti Ngurah Sudibyo (Bali); Paula Bravo Sanchez, Silvia Larrauri De Miguel (Spanyol); Tifany Chiedza Nhete (Zimbabwe); dan masih banyak lagi. Pertunjukan tari topeng ini bisa disaksikan secara gratis.

 

Ini adalah edisi keempat dari International Mask Festival. Edisi kali ini mengusung tema “Topeng: Ekspresi dan Imajinasi”. “Topeng adalah wujud apresiasi dan imajinasi dari wajah manusia. Kita dapat menggambarkan kesedihan, kebahagiaan, lewat topeng,” tulis panitia International Mask Festival dalam rilis yang diterima Soloevent.

 

 

Penulis: Reza Kurnia Darmawan

Foto: dokumentasi Soloevent

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

Bukan Sekadar Fashion Show, Rotary Club Solo Buktikan Perayaan Ultah Bisa Sambil Bantu Sesama.

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary Rotary Club Solo Sriwedari ke-13 menggelar lomba batik...

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...