Thursday, October 8, 2026
HomeSeni dan BudayaSendratari Ramayana Taman Balekambang Selalu Mendapat Hati Masyarakat

Sendratari Ramayana Taman Balekambang Selalu Mendapat Hati Masyarakat

Published on

- Advertisement -spot_img

SENDRATARI-RAMAYANA-BALEKAM

Soloevent.id – Malam itu, sanggar tari Seniman Remaja Sriwedari (Senja Sri) membawakan dengan apik cerita berjudul “Geger Gua Kiskenda”. Pementasan Sendratari Ramayana tersebut diadakan pada Jumat (12/5/2017).

Di antara gerah dan peluh, Gedung Kesenian Taman Balekambang seolah menjadi saksi kecintaan masyarakat terhadap pertunjukan budaya. “Ini pertama kalinya nonton Sendratari Ramayana di Taman Balekambang. Agak kurang paham sama jalan ceritanya. Mungkin di awal pembukaan, MC bisa ngasih penjelasan lebih tentang itu,” kata mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Tyas.

Sedangkan bagi Fajar, “Geger Gua Kiskenda” menjadi Sendratari Ramayana pertama yang ia saksikan secara indoor. “Seringnya nonton Sendratari Ramayana di Teater Terbuka. Kalau buat jalan ceritanya paham sih, soalnya aku googling dulu,” kata karyawan berusia 23 tahun itu sambil menambahkan alasannya menyaksikan Sendratari Ramayana karena suka dengan hal-hal berbau budaya.

Setiap digelar, event bulanan itu mendapat respon baik dari warga. “Masyarakat Solo terlihat sudah mulai mencintai budaya tari secara artistik pertunjukan. Sejak tahun 2012, pementasan selalu penuh bahkan membeludak,” ujar Official Sendratari Ramayana, Reza, kepada Soloevent.

Pergelaran yang diadakan setiap bulan purnama ini selalu membawakan rangkaian epos Ramayana. Sanggar-sanggar tari di Kota Solo tampil bergiliran setiap bulannya. Mereka membawakan judul yang berbeda tapi tetap berkesinambungan.

“Sayembara Mantili” yang dipentaskan pada Januari, dipilih menjadi awal cerita Sendratari Ramayana. Sebagai penutup adalah “Usyalawa” atau “Sinta Tundung” yang dipertunjukkan setiap Desember.

Sendratari  Ramayana menjadi salah satu agenda Pemerintah Kota (Pemkot) sebagai upaya mempromosikan wisata Solo pada turis, sekaligus untuk mendongkrak eksistensi Taman Balekambang. Pementasan ini biasanya dihelat di Teater Terbuka. Namun, apabila ada kendala cuaca dan penyaji punya konsep lighting berbeda, pementasan akan dilangsungkan di Gedung Kesenian Balekambang.

Sebelum pementasan inti yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, biasanya akan ada tari pembuka dari anak-anak sekolah dasar. Jika kamu ingin menonton Sendratari Ramayana di Taman Balekambang tidak perlu merogoh uang tiket, alias gratis. Tinggal duduk manis menikmati pertunjukan. Datang lebih awal biar dapat tempat duduk paling depan. Kapan lagi menikmati hiburan gratis tapi berkualitas?

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

More like this

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...