Tuesday, February 10, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaPemkot Surakarta dan BPSDM Jawa Tengah Luncurkan Program "Kado Mama" di Kota...

Pemkot Surakarta dan BPSDM Jawa Tengah Luncurkan Program “Kado Mama” di Kota Solo.

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Pemerintah Kota Surakarta berkolaborasi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Jawa Tengah meluncurkan Program “Kado Mama” Karawitan Dolanan Macapat Mantab pada Minggu (23/11/2025) di Plaza Sriwedari Solo.

Peluncuran program Kado Mama dengan tema “Cintailah Budayamu Dulu Sebelum Mencintai Budaya Orang Lain” merupakan inisiasi Pamong Budaya Ahli Muda Kota Surakarta, Pujiyono, yang juga bertindak sebagai project leader.

Peluncuran event Kado Mama turut dihadiri tamu undangan diantaranya Astrid Widayani (Wakil Walikota Surakarta), Aryo Widyandoko (Plt Kepala Disbudpar Sekretaris Dinas), Siti Khotimah (Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta), Anies Dyah Oktavianti (Kepala Bidang Seni Budaya), dan Pujiyono (Pamong Budaya Ahli Muda Kota Surakarta).

Acara dibuka dengan penampilan dari Sanggar Guyub Rukun yang membawakan tembang macapat. Dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Surakarta sekaligus menandai diluncurkannya program “Kado Mama” Karawitan Dolanan Macapat Mantab.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani mengatakan bahwa Surakarta memiliki kekayaan budaya yang luar biasa diantaranya karawitan, dolanan anak, seni macapat. Ini bukan sekedar seni pertunjukan tetapi merupakan nafas peradaban yang membentuk karakter, etika serta budi pekerti masyarakat Jawa. Inovasi ini menjadi sangat penting dalam menghadirkan tradisi dalam bentuk yang lebih menyenangkan dengan anak-anak.

“Saya mengapresiasi program Kado Mama yang mengkolaborasikan lagu dolanan anak dengan tembang macapat. Ini tidak hanya memperkaya metode pembelajaran seni budaya di sekolah tetapi juga membuka ruang kolaborasi ruang yang lebih hidup antara satuan pendidikan dan sanggar kesenian. Saya berharap melalui metode ini dapat menjadi role model pembelajaran yang inspiratif dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini bisa melestarikan seni tradisi dan dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap budaya Jawa khususnya tentang karawitan, tembang dolanan dan macapat,” ujarnya ketika saat acara launching program Kado Mama di Plaza Sriwedari.

Dalam acara ini menampilkan tiga sanggar seni yaitu Sanggar Guyup Rukun, Sanggar Seni Wiratama dan Sanggar Seni SMPN 4 Surakarta. Seperti Sanggar Seni Wirataman membawakan Tembang Tempuran, Kembang Jagung dan Aku Duwe Pitik.

Program Kado Mama dirancang sebagai metode pembelajaran seni budaya yang lebih menarik dan relevan, dengan pendekatan yang menyenangkan dan mudah diikuti anak-anak. Perpaduan karawitan, dolanan, dan macapat diharapkan menjadi jembatan efektif untuk mengenalkan nilai-nilai budaya Jawa kepada generasi muda sekaligus memperkokoh identitas lokal di tengah persaingan budaya global.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...