Thursday, June 11, 2026
HomeMusikMalam Puncak Solo Keroncong Festival 2025 Berlangsung Meriah, Hadirkan Penyanyi Malaysia

Malam Puncak Solo Keroncong Festival 2025 Berlangsung Meriah, Hadirkan Penyanyi Malaysia

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Solo Keroncong Festival (SKF) 2025 kembali digelar pada Jumat – Sabtu (25–26 Juli 2025) di Lapangan Parkir Barat Benteng Vastenburg Solo. Festival tahunan yang telah menjadi ikon budaya ini mengusung tema “Keroncong Unlimited, Hangudi Kuncaraning Keroncong” yang mencerminkan semangat ekspresi bebas, inovasi dan kolaborasi lintas bidang dalam menjaga warisan musik keroncong.

Pada hari kedua sekaligus malam puncak, penonton disuguhkan dengan penampilan dari grup lokal dan tamu mancanegara. Mereka tampil dari wilayah Laweyan, Banjarsari, Serengan dan Malang Utara, serta musisi asal Malaysia.

Grup Malaysia, Maktab Sabah Malaysia membawakan lagu “Bulan Madu”, “Wajahmu Dimana-mana”,  “Lenggang Solo”,  “Nona Zaman Sekarang”, “Solo Di Waktu Malam”, “Anak Ikan Menghampiri” dan “Zapin Rinduan Kasih”. Aransemen unik dari tiap grup lokal juga menambah kekayaan musikal festival ini.

“Saya Rosita dari Kuala Lumpur, Malaysia, hari ini di Benteng Vastenburg Solo, untuk Solo Keroncong Festival 2025. Saya amat terharu karena hari ini kali keempat menyanyi keroncong di tanah Indonesia,” ujarnya menyapa penonton, Sabtu Malam (26/7/2025).

Penampilan selanjutnya dari Malang Utara Rizka Rinonce dan Sarekat Keroncong Surakarta ft. Mus Mujiono, Didi SSS & Calista SSS, Elisha Orcarus Allasso Kinanti Sekar Arum Putri. Solo Keroncong Festival ditutup dengan pertunjukan kembang api dan Orkes Keroncong Rajamala. Penampilan itu menandai berakhirnya Solo Keroncong Festival 2025 dengan penuh kemeriahan.

Solo Keroncong Festival pertama kali diselenggarakan pada 2009 dan telah menjadi tonggak ditetapkannya Surakarta sebagai kota keroncong. Dalam tiga tahun terakhir, SKF juga masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. Tahun ini, semangat SKF dirangkum dalam falsafah Hangudi Kuncaraning Keroncong, yang berarti menjaga dan merawat keindahan serta kecemerlangan musik keroncong sebagai warisan budaya bangsa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...