Wednesday, October 14, 2026
HomeSeni dan BudayaSolo Menari 2025 Hadirkan Pertunjukan Tari 60 Grup di Balaikota Solo

Solo Menari 2025 Hadirkan Pertunjukan Tari 60 Grup di Balaikota Solo

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Kota Solo kembali menggelar acara Solo Menari pada 29 April 2025. Tahun ini acara Solo Menari 2025 digelar di 3 tempat yang berbeda yaitu Taman Balekambang, Koridor Ngarsopuro dan Balaikota Solo.

Berbeda dengan lokasi lainnya seperti Taman Balekambang dan Koridor Ngarsopuro, Solo Menari yang digelar di Balaikota lebih difokuskan untuk penampilan tarian yang dilakukan oleh anak-anak. Dalam pertunjukan ini, ada 60 grup sanggar tari dari berbagai kota yang tampil. Masing-masing sanggar tari menampilkan pesona tari tradisional dan kontemporer dalam sebuah pertunjukan kesenian.

Salah satu penampil yaitu dari Sanggar Tari Missmala Cirebon yang menarikan tarian jagat sekar. Sebuah tarian epic yang merepresentasikan pentingnya menjaga lingkungan. Para penari tampil dengan kostum daun, mereka juga tampil energik diatas panggung. Qony pendamping salah satu penari asal Cirebon mengatakan, “Saya senang dan bangga ya anak-anak bisa tampil di Kota Solo. Ini kali kedua sanggar Missmala Cirebon tampil, tahun lalu di Festival Payung. Kami sudah persiapan sejak beberapa bulan yang lalu, ini sebagai panggung unjuk bakat anak-anak dalam kesenian,” ujarnya kepada Soloevent, Selasa sore (29/4/2025).

Lalu, ada penampilan dari Sanggar Amarta Production dari Solo yang menampilkan Daur Hidup yang bermakna bahwa hidup itu akan terus mengalir. Ada 20 penari yang tampil, tarian cukup menarik karena mereka menampilkan kolaborasi antara tarian tradisional dan modern dengan tema Daun Menari.

Selain Sanggar Missmala Cirebon dan Sanggar Amarta Production Solo masih ada dari Sanggar Rumah Production yang menampilkan Tarian Jaipong Daun Hiris, Yayasan Kembang Setaman yang menampilkan Tarian Daun Palm dan Saka galeri Indonesia sebagai penutup acara yang nampilkan Tarian Angkasa.

Pada tahun ini, Solo Menari mengambil tema yang cukup menarik yaitu “Daun Menari” yang bermakna bahwa eksplorasi pada daun-daun menjadi aspek penting dalam koreografi Hari Tari Sedunia ini. Tema “Daun Menari” mengajak kita semua untuk lebih mensyukuri pemberian alam, mengingat satu helai daun dapat menghasilkan sekitar 5 mililiter oksigen setiap jamnya. Tema ini juga menyampaikan pesan penting tentang keberlanjutan alam dan bagaimana kita dapat terhubung lebih dalam dengan lingkungan sekitar.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...