Saturday, February 14, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaMeriah, Kabupaten Sukoharjo Rayakan Hari Jamu Nasional Ke-16 Tahun

Meriah, Kabupaten Sukoharjo Rayakan Hari Jamu Nasional Ke-16 Tahun

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Sudah sejak dulu Sukoharjo terkenal sebagai salah satu sentra produksi jamu di Indonesia. Jadi tak mengherankan jika kabupaten ini setiap tahun selalu turut merayakan Hari Jamu Nasional.  Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan ke-16 tahun dengan tema ‘Pemanfaatan dan Pengembangan Jamu di Indonesia’ tersebut dilangsungkan dengan meriah.

Ada sejumlah event yang digelar dan salah satunya yaitu pameran jamu yang diadakan di Lobi Gedung Menara Wijaya pada Rabu, 29 Mei 2024. Selain itu ada workshop jamu yang diikuti oleh para pemangku kepentingan, akademisi, dan yang tak pernah ketinggalan, pelaku UMKM terutama yang bergerak di bidang industri jamu.

Peran Generasi Muda

Melalui sambutannya Bupati Kabupaten Sukoharjo, Etik Suryani, SE., MM mengungkapkan rasa bangganya atas pengakuan dari UNESCO, atas budaya jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda. Dia menegaskan bahwa generasi muda punya peran penting untuk melestarikan tradisi jamu yang sudah menjadi budaya nenek moyang sejak ratusan tahun lalu.

Menurutnya jamu bukan sekedar minuman yang memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan saja. Lebih dari itu juga jadi bagian dari identitas budaya bangsa. Selain itu melalui workshop diharapkan dapat memberi pemahaman secara lebih mendalam tentang tradisi jamu sekaligus memberi dorongan kreativitas dan inovasi dalam pemanfaatan.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag), Iwan Setiyono S.STP M.Hum turut menjelaskan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo akan semakin aktif memberi dukungan kepada upaya mengembangkan industri jamu.

Pihaknya sudah menyiapkan sejumlah program penting seperti pelatihan dan pendampingan. Sehingga harapan peningkatan kualitas maupun daya saing UMKM industri jamu di Sukoharjo bisa lebih mudah diwujudkan.

Dengan adanya workshop ini pula muncul harapan lain bahwa industri jamu di Sukoharjo dapat lebih berkembang, sehingga mampu mengasih konstribusi positif bagi perekonomian daerah. Terkait dengan hal ini, Pemkab Sukoharjo memiliki komitmen untuk membantu mengenalkan jamu pada masyarakat secara lebih luas dan menghadirkannya sebagai wujud upaya pelestarian warisan budaya milik bangsa.

Jamu Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern

Pada sisi lain Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional (GP Jamu) Jawa Tengah, Stefanus Handoyo Saputro ikut menyampaikan pesan. Dia menyebutkan industri jamu di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang sangat menggembirakan. Terlebih usai Covid-19, permintaan atas produk tersebut terus meningkat.

Selain itu masih ditambah lagi dengan adanya keyakinan di tengah masyarakat apabila minum jamu itu dapat membantu menyehatkan tubuh. Selain itu yang lebih penting lagi, sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Sehingga diyakini, jamu bisa lebih berkembang dan eksistensi tradisi bernilai tinggi ini dapat terjaga dengan baik.

Ditegaskan pula, pada tahun 2019 Kabupaten Sukoharjo telah ditetapkan sebagai tujuan wisata jamu. Ini merupakan added value atau nilai tambah bagi Pemkab untuk menjadikannya sebagai sarana menjaga dan melestarikan budaya jamu. Bahkan lebih dari itu, mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

MMKSI dan SUN Motor Grup Resmikan Relokasi Dealer SUN Star Motor Kartasura, Fasilitas Lebih Lengkap dan Nyaman

Soloevent.id - PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bersama SUN Motor Grup...

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

More like this

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....