Saturday, April 4, 2026
spot_img
HomeWhat's On SoloKeren, Car Free Night Akan Kembali Digelar Pada Malam Pergantian Tahun

Keren, Car Free Night Akan Kembali Digelar Pada Malam Pergantian Tahun

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Malam pergantian tahun di Kota Solo akan menghadirkan suasana meriah kembali. Beda dengan dua tahun sebelumnya yang cuma berlalu begitu saja tanpa ada perayaan akibat pandemi covid-19, kali ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta akan kembali mengadakan Car Free Night (CFN).

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabumingraka telah memberi sinyal untuk menyetujui gelaran tersebut. Bahkan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta sudah mulai menyiapkan diri untuk menghadapi event ini terutama terhadap hal-hal yang berkaitan pengaturan lalu lintas.

Boleh Menyalakan Kembang Api, Tapi Jangan Petasan

Gibran menyatakan, perayaan malam tahun baru di Solo akan diselenggarakan seperti sebelum ada pandemi covid-19. Bahkan Pemkot juga telah menyiapkan kembang api untuk menyemarakan malam pergantian tahun tersebut. Sedangkan pelaksanaan dan pengaturannya akan dilaksanakan oleh panitia khusus.

Gibran menegaskan pula, pengawasan sangat dibutuhkan di acara ini untuk memberi jaminan agar semua event di CFN malam tahun baru tidak hanya dapat berjalan lancar, saja, tapi juga aman, nyaman dan meriah. Semua lapisan masyarakat boleh menggelar pesta, kecuali menyalakan petasan atau mercon, long bumbung, dan sejenisnya.

Sementara itu Kepala Dishub Kota Surakarta, Taufik Muhammad menyampaikan jika pihaknya telah mengadakan pembahasan konsep acara tersebut bersama dinas terkait, terutama dengan dinas pariwisata. Mulai dari penataan panggung, hingga titik mana saja yang akan dijadikan tempat untuk menggelar hiburan.

Pengaturan Lalu Lintas

Menurut rilis dari radarsolo.jawapos, sebelumnya setiap tahun CFN selalu diadakan di sepanjang Jl. Slamet Riyadi dan dimulai dari perempatan Purwosari sampai Gladak. Akan tetapi untuk tahun ini, kemungkinan besar akan diperpanjang hingga Jl. Jenderal Sudirman.

Berdasarkan inilah Taufik juga mengungkapkan perlunya pengaturan lalu lintas yang lebih matang, termasuk penentuan waktu untuk menutup jalan. Terlebih dalam waktu yang hampir bersamaan di Solo terdapat beberapa event budaya lain seperti Festival Bendung Karet Tirtonadi, Pesta Rakyat Simpedes oleh BRI, dan sebagainya.

Selain itu yang tak kalah penting dan harus menjadi perhatian adalah penyediaan area parkir kendaraan. Selama CFN berlangsung, semua jenis kendaraan bermotor tidak boleh masuk ke Jl. Slamet Riyadi dan Jl. Jenderal Sudirman kecuali sepeda genjot, sehingga semua harus jalan kaki.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

30 Tahun Miles Films: Merayakan Musik, Sinema, dan Memori di Lokananta

Soloevent.id - Galeri Lokananta menggelar Pameran kolaborasi unik berbagai komunitas bertajuk "Lorong Antara Kita"....

More like this

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

Rayakan Malam Kemenangan, Mangkunegaran Ajak Warga Kirab Obor Keliling Pura

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran kembali menggelar tradisi kirab obor dan gunungan jaburan, Jumat malam...

Ngabuburit Estetik : Putra-Putri Solo 2025 Hidupkan Suasana Ramadhan di Masjid Sheikh Zayed.

Soloevent.id - Paguyuban Putra-Putri Solo (PPS) 2025 menggelar acara bertajuk Srawung Festival Ramadhan pada...