Wednesday, February 18, 2026
spot_img
HomeFilmDi Balik Mekah I’m Coming: Sutradara dan Rumah Produksi Perang Idealis

Di Balik Mekah I’m Coming: Sutradara dan Rumah Produksi Perang Idealis

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Awal Maret ini, movie goers bakal dibikin ger-geran oleh film komedi Mekah, I’m Coming. Ini merupakan film panjang perdana dari sutradara Jeihan Angga. Sebelumnya, Jeihan kerap membuat film pendek. Di film panjang pertamanya ini, Jeihan berkolaborasi bareng Hanung Bramantyo sebagai produser.

Mekah, I’m Coming mengisahkan seorang pemuda bernama Edi (Rizky Nazar) yang hendak membuktikan keseriusan hubungannya dengan Eni (Michelle Zudith). Sebagai tanda keseriusan cintanya, Edi memutuskan naik haji. Namun, nasib berkata lain. Edi ternyata ditipu agen abal-abal. Tak cuma kehilangan uang, rencananya untuk menikahi Eni terancam batal. Ditambah Eni hendak dijodohkan oleh saudagar kaya bernama Pietoyo (Dwi Sasono).

Selasa (3/3/2020), Jeihan Angga bersama komunitas Kembang Gula menggelar nonton bareng di Grand XXI Solo Grand Mall. Di special screening  ini, penikmat film berkesempatan nonton Mekah, I’m Coming lebih awal dari jadwal rilis. Acara ini sekaligus untuk untuk mengapresiasi film panjang pertama dari sang sutradara.

Dalam sesi tanya jawab di akhir penayangan, Jeihan mengungkapkan film ini banyak terjadi perang idealisme antara dirinya dengan rumah produksi yang menaungi Mekah, I’m Coming. Hingga akhirnya  pimpinnan rumah produksi, Manoj Punjabi, melunak setelah film ini masuk  Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), 2019 lalu.

“Tujuan saya dalam membuat film ini sih lebih menghibur masyarakat,” ungkap Jeihan saat sesi tanya jawab.

Dia juga menuturkan konsep ketoprak dan lagu “Cidro” yang dipakai sebagai soundtrack adalah bagian dari hidup Jeihan yang suka menonton Srimulat dan mendengarkan lagu campur sari sejak kecil.

Ditemui Soloevent, sutradara berusia 29 tahun ini ingin membicarakan setiap kewajiban agama harus dijalani dengan ketulusan, bukan karena motivasi untuk memuaskan pribadi.



Film ini diproduksi selama 14 bulan yang dimulai dari 2018 lalu. Mulai 5 Maret 2020, kamu bisa menonton film ini di bioskop.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

Alila Solo Spill Agenda Februari : Ada Makan Malam di Rooftop sampai Menu Buka Puasa Unik!

Soloevent.id - Alila Solo mempersembahkan rangkaian acara dan penawaran istimewa yang diluncurkan bulan Februari...

Kegiatan Bersih-Bersih Menyambut Tahun Baru Imlek di Mangkunegaran

Surakarta,   14 Februari 2026. Mangkunegaran bersama komunitas Tionghoa di Surakarta mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Mangkunegaran...

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...