Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeMusikKonser Tunggal Didi Kempot: Tak Sekadar Ambyar

Konser Tunggal Didi Kempot: Tak Sekadar Ambyar

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Legenda campursari, Didi Kempot, yang kini dijuluki The Godfather of Brokenheart, kembali mencabik-cabik perasaan para Sobat Ambyar (sebutan penggemarnya) dengan lagu-lagu nelangsa.

Digelar di Ballroom The Sunan Hotel Solo, Kamis (19/9/2019), pertunjukan musik bertajuk Konser Ambyar ini dibuka dengan “Sewu Kutho”. Tembang-tembang penuh nestapa khas Didi Kempot sukses membuat Sobat Ambyar bernyanyi dengan  penuh penjiwaan.

Ada 13 lagu yang dibawakan, antara lain “Cidro”, “Stasiun Balapan”, “Tanjung Mas Ninggal Janji”, “Pantai Klayar”, termasuk lagu paling anyar, “Ambyar”. “Walau sakit hati, tetap dijogeti,” cletuk Didi soal lagu-lagu gundah-gulananya.

Sing along terjadi di banyak lagu. Penyanyi bernama asli Didi Prasetyo ini merasa gembira karena karya-karyanya didendangkan oleh anak-anak muda. “Sekarang anak-anak muda enggak malu nyanyi bahasa daerah, salut sekali!” ungkapnya.

Selain Didi, yang tak kalah dielu-elukan oleh penggemar (terutama Sadgerls, sebutan bagi Sobat Ambyar perempuan) adalah Dorry Harsa. Pemain ketipung yang telah mendampingi Didi Kempot sejak SMA itu banyak dibilang ganteng oleh Sadgerls.

“Bapak Dorry adalah pemain ketipung saya. Dorry main dengan saya sejak SMA kelas 1 sampai sekarang S-1. Dia juga akan saya ajak tur ke Belanda dan Suriname. Doakan,” kata Didi. Malam itu, Dorry tak cuma main ketipung, tetapi juga ikut menyanyi. Bersama Didi Kempot, Dorry membawakan “Kangen Nickerie”.



Konser tunggal ini ternyata dihadiri oleh Sujiatmi Notomiharjo. Saat ditanyai Didi mau request lagu apa, ibunda Presiden Republik Indonesia Joko Widodo itu meminta “Suket Teki”. Didi dan band langsung memainkannya. Konser Ambyar ditutup dengan hits “Pamer Bojo” yang diikuti nyala flashlight para Sobat Ambyar.

Ketua Penyelenggara Konser Ambyar dari Rumah Blogger Indonesia (RBI) Blontak Poer menjelaskan acara ini bukan sekadar untuk senang-senang belaka, tetapi juga sebagai sarana literasi Bahasa Jawa yang mulai hilang di kalangan muda, khususnya di Kota Solo.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...