Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaPayung Lukis Roro Jonggrang Itu Seharga Enam Juta Rupiah

Payung Lukis Roro Jonggrang Itu Seharga Enam Juta Rupiah

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Tak hanya menyajikan pertunjukan seni maupun instalasi, Festival Payung Indonesia juga menjadi tempat berkumpulnya para perajin payung dari berbagai kota di Indonesia maupun mancanegara. Director Festival Payung Indonesia Heru Prasetya menjelaskan event ini punya misi untuk mengingkatkan eksistensi industri payung, sekaligus menjadi wadah untuk mempertemukan para pegiatnya dengan pasar baru.

Di Festival Payung Indonesia 2019, kamu bisa menemukan para perajin di sisi utara Garuda Mandala Candi Prambanan. Perajin-perajin itu mengeksplorasi payung dengan sentuhan seni rajut, lukis, perca, dan lainnya.

Salah satunya Jogjavanesia. Perajin payung rajut ini membuat rajutan berbahan dasar serat daun palem. Semuanya dirajut dengan tangan. Harga yang ditawarkan berkisar dari Rp200 ribu-Rp300 ribu. Perajin payung rajut lainnya adalah Faiqotul Himmah. Perempuan asal Madura itu juga membikin payung rajut berbahan dasar materi alam, yakni serat daun gebang.

Lain lagi dengan Bebby Batik Art yang membuat payung lukis. Khusus Festival Payung Indonesia 2019 yang diselenggarakan di area Candi Prambanan, ia mengeluarkan payung lukis yang menceritakan legenda Candi Prambanan, Roro Jongrang.



Perajin asal Semarang itu mengaku bahwa proses pembuatan payung lukis Roro Jonggrang memakan waktu seminggu dan dikerjakan oleh sembilan orang: lima orang melukis cerita Roro Jonggrang, satu orang membuat kerangka payung, dua orang mengerjakan tangkai payung, lalu seorang membikin ukiran naga. Payung lukis edisi khusus berukuran besar ini dijual dengan harga Rp6 juta.

Perajin-perajin payung lainnya yang memeriahkan Festival Payung Indonesia 2019 antara lain berasal dari Tasikmalaya, Blitar, Malang, Klaten. Event ini berlangsung dari Jumat-Minggu (6-8/9/2019).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

More like this

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....