Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaTema Festival Payung Indonesia 2019 Terinspirasi dari Zaman Dahulu

Tema Festival Payung Indonesia 2019 Terinspirasi dari Zaman Dahulu

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Festival Payung Indonesia akan memasuki musim keenam. Tahun 2019 ini, “Sepayung Daun” dipilih sebagai tema. Tema tersebut terinspirasi dari zaman dahulu. Ketika itu, untuk melindungi diri dari panas dan hujan, orang-orang menggunakan daun sebagai payung. Bahkan, hal itu terpampang dalam relief salah satu candi di Jawa Timur.

“Ini membuktikan bahwa ide payung sudah melekat dengan peradaban manusia sejak lama,” jelas Ketua Pelaksana Festival Payung Indonesia Heru Presetya, saat ditemui Soloevent, Rabu (12/6/2019).

Sejak 2018, Festival Payung Indonesia (FPI) diselenggarakan di luar Kota Solo. Event kali ini digelar di Candi Prambanan.  Pemilihan tersebut didasari karena di area Candi Prambanan terdapat pohon besar yang menaungi pengunjung, sehingga sesuai dengan tema. “Selain itu, Festival Payung Indonesia selalu menyorot situs-situs bersejarah,” terangnya.

Lewat FPI, Heru mengajak masyarakat untuk memahami keberagamaan budaya Nusantara. Dia menyampaikan bahwa payung selalu melekat  pada momen-momen sakral di Indonesia, mulai dari kelahiran anak, pernikahan, upacara kematian, hingga upacara-upacara adat. “Festival ini juga menjadi pengingat kepada masyarakat mengenai esensi payung dalam peradaban manusia,” ucap Heru.



Dia mengungkapkan bahwa selain sebagai hiburan dan tontonan, Festival Payung Indonesia juga memiliki nilai edukasi untuk membuka wawasan masyarakat mengenai keberagaman budaya Nusantara. Nantinya, beragam jenis payung khas Indonesia akan ditampilkan. Pengunjung juga bisa berinteraksi langsung dengan para pengrajinnya.

Catat, ya, FPI 2019 bakalan dihelat di Lapangan Mandala Garuda Candi Prambanan, 6-8 September 2019.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...