Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaMudik ke Kota Solo? Ada Opera Ramayana, Lho

Mudik ke Kota Solo? Ada Opera Ramayana, Lho

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Punya saudara atau teman yang mudik ke Solo? Mungkin bisa kamu ajak ke Bakdan Neng Sala: Nonton Opera Ramayana. Pertunjukan ini akan digelar selama tiga hari, 7-9 Juni 2019, di Benteng Vastenburg Solo mulai pukul 19.30 WIB.

Kali ini, Bakdan Neng Solo mengangkat lakon “Sinta Obong”. Pementasan berdurasi 1 jam 45 menit ini akan disuguhkan berbeda dari sendratari maupun opera pada umumnya. Konsep opera menitikberatkan pada gerak tari kekinian tanpa meninggalkan tradisi. Sementara musik juga dibuat sedemikian rupa sehingga nuansa opera yang megah dan agung dapat dirasakan penonton.

Pertunjukan ini melibatkan 150 seniman dari anak-anak hingga dewasa. Bertindak sebagai sutradara adalah Agung Kusumo Widagdo. “Pementasan ini ingin mengangkat pesan cinta kasih terhadap manusia dan lingkungan hidup. Inti ceritanya yaitu cinta butuh komitmen dan pengorbanan; itulah yang kadang menyebabkan kacau balau. Pementasan ini juga akan mengupas kesetiaan Sinta, Rahwana, dan Rama,” tuturnya dalam jumpa pers di Pendhapa Ageng Taman Budaya Jawa Tengah, Senin (27/5/2019).

Penulis naskah Opera Ramaya ST Wiyono menambahkan, karakter Sinta bakal dibuat lebih menarik. “Sinta di sini menyimbolkan kekuatan perempuan yang mempunyai integritas dan keteguhan hati,” terangnya.



Tentang desain panggung, tata panggung akan dibuat lebih artistik. Nantinya bakalan ada adegan bakar-bakaran yang dibuat lebih nyata. Konsep realis juga bakal ditampilkan dalam kostum.

Lakon “Sinta Obong” ini merupakan rangkaian dari beberapa peristiwa penting dalam keseluruhan lakon Ramayana. Dimulai dari “Anoman Duta”, “Rama Tambak”, “Anoman Obong”, hingga berlanjut ke “Kumbokarna Gugur” dan “Brubuh Ngalengka”.

Bakdan Neng Sala nonton Opera Ramayana telah terselenggara selama empat kali. Event ini merupakan agenda tahunan Kota Solo di tiap Lebaran. Empat lakon yang pernah dipentaskan adalah “Anoman Obong” (2015), “Sang Anoman” (2015), “Rama Tambak – Kumbokarno Gugur” (2017) dan “Goa Kiskendo” (2018).

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan digelarnya Opera Ramayana ini untuk memberikan hiburan kepada pemudik. “Serta mengajak dan memotivasi anak muda mencintai budaya,” jelasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...