Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeLainnyaLima Tradisi Menyambut Ramadan di Indonesia

Lima Tradisi Menyambut Ramadan di Indonesia

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia dan memiliki keberagaman budaya, Indonesia memiliki banyak tradisi dalam menyambut bulan Ramadan. Tradisi-tradisi itu masih terpelihara hingga sekarang.

Berikut adalah lima tradisi dari beberapa daerah di Indonesia dalam menyambut Ramadan.

1. Munggahan

Tradisi munggahan biasanya dilakukan oleh keluarga dari tanah Sunda. Masyarakat Sunda di Jawa Barat memanfaatkan momen seminggu atau dua minggu sebelum bulan Ramadan untuk berkumpul bersama orang-orang terkasih.

Bukan hanya bersama keluarga, munggahan ini juga bisa dilakukan dengan teman-teman dan rekan kerja. Di dalam munggahan biasanya ada satu momen saling meminta maaf untuk mempersiapkan diri menuju bulan penuh berkah.

2. Megibung

Menjelang bulan Ramadan, masyarakat muslim di Karangasem, Bali, menggelar megibung. Megibung adalah acara makan yang diselingi dengan obrolan ringan. Megibung juga bisa diartikan sebagai makan bersama. Dalam satu jamuan makan, yang terdiri dari satu porsi nasi dan lauk pauk, akan dimakan oleh sekitar 4-7 orang.



3. Padusan

Menjelang bulan Ramadan, masyarakat Solo dan sekitarnya beramai-ramai mendatangi air terjun, kolam renang, atau sumber air lainnya. Mereka mandi dan berendam di sumber air karena percaya air bisa menyucikan diri sebelum menunaikan puasa Ramadan.

4. Jalur Pacu

Berbeda dengan tradisi di daerah lain, masyarakat Riau menyambut Ramadan dengan tradisi mirip pesta rakyat. Tradisi ini disambut dengan suka cita.

Masyarakat memenuhi sungai untuk melihat perlombaan dayung yang disebut dengan jalur pacu. Perlombaan ini akan diakhiri dengan tradisi Balimau Kasai yang punya arti bersuci menjelang matahari terbenam sampai malam.

5. Nyorog

Tradisi nyorog selalu dilakukan warga Betawi setiap memasuki bulan Ramadan. Nyorog adalah kegiatan membagikan bingkisan ke anggota keluarga atau tetangga, biasanya dilakukan orang yang lebih muda ke orang yang usiannya lebih tua. Tujuannya adalah untuk meminta restu kelancaran ibadah puasa selama satu bulan.

 

Kalau kamu, apa yang biasanya dilakukan dalam menyambut Ramadan?

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

More like this

Solo Full Energi! 35 Kabupaten/Kota Tumpah Ruah di FORDA Jateng, Aksi Battle Dance Curi Perhatian di CFD!

Soloevent.id - Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 digelar pada 5 hingga...

5 Artis Indonesia yang Suka Lari Maraton: Dian Sastrowardoyo Hingga Gisella

Soloevent.id - Dibandingkan dengan jenis olahraga lain, lari dikenal sebagai olahraga paling ekonomis dan...

Rapma FM Rayakan Milad ke-28 Lewat Rapmafest #12

Soloevent.id - Surakarta, 3 Agustus 2025 – Rapma FM, radio komunitas di bawah naungan...