Thursday, August 13, 2026
HomeSeni dan BudayaPameran Art Edu Care Rayakan Edisi Satu Dasawarsa

Pameran Art Edu Care Rayakan Edisi Satu Dasawarsa

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menggelar pameran seni rupa Art Edu Care.

Tahun ini terbilang spesial karena merupakan edisi dasawarsa. “For Public Re-Public” dipilih sebagai tema supaya mengajak pengunjung mengenal lebih dalam karya seni, terutama seni rupa.

Acara ini menampilkan karya-karya dari mahasiswa maupun alumni Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS, Salah satunya karya mix media “Berbeda-beda Tapi Tetap Satu Rupa” yang pernah dipamerkan dalam Art Edu Care #3. Karya yang dibikin 12 Maret 2012 itu menggambarkan alotnya proses birokrasi yang membuat kepala anak Pendidikan Seni Rupa kala itu cukup panas.

Edisi tersebut merupakan satu-satunya pameran Art Edu Care yang diadakan di dalam Kampus 1 UNS. Kala itu, Art Edu Care ingin dikenalkan kepada warga UNS sendiri, tetapi dibenturkan dengan proses birokrasi yang enggak mudah. Karya tersebut ingin menyampaikan bahwa birokrasi adalah proses penting tapi terkadang sering diabaikan dalam sebuah penggarapan pameran.

Selain mahasiswa dan alumni, ada juga karya-karya siswa yang turut dipajang. Di antaranya adalah karya Awit Khumanggana FS. Pd dan Muhammad Praditya Arifian Zein. Karyanya berupa sket on paper A4 kolase.

Fian adalah murid SMP Lazuardi Kamila – GIS yang merupakan siswa berkebutuhan khusus. Namun, itu bukan jadi halangan. Malahan goresan tangan Fian luar biasa unik. Persepsinya menggambar dari sudut-sudut yang jarang sekali diduga. Karya yang dipamerkan berupa sketsa kereta api, goresan sketsanya maupun tingkat kedetailannya jelas dalam menggambarkan kereta api dan latar belakang suasana dalam kereta.

Koordinator Karya Pameran Art Edu Care #10 Anom Muhammad Rais mengatakan, “Pameran ini merupakan arsip karya dari AEC #1 hingga AEC #9 yang kami kemas sedemikian rupa untuk mengenalkan karya seni kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain pameran, ada beberapa rangkaian acara lainnya seperti performance art oleh Punjung, Kerok, Yuan, Jajang, Edwan, Incread, delegasi mural oleh Setsukartoon, Art Edu Chord Performance dan masih banyak lainnya.



Art Edu Care adalah pameran yang dibentuk atas kegelisahan mahasiswa soal pendidikan seni rupa yang hanya dipandang sebelah mata. Lalu dosen dan mahasiswa berinisiatif untuk membuat pameran yang bisa berdampak pada masyarakat. Untuk itu, Art Edu Care dikonsep dengan seni partisipatoris.

Art Edu Care #10 digelar selama lima hari, 11-15 April 2019 di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) Surakarta. Pameran dibuka mulai pukul 09.00-21.00 WIB. Kamu hanya perlu menyiapkan uang lima ribu Rupiah sebagai tiket masuk (sudah termasuk stiker Art Edu Care dan Barcode Digital Book Art Edu Care Satu Dekade).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Emparty Fest 2026, Hadirkan Ruang Berkarya Para Komunitas Seniman Merdeka

Soloevent.id - Pameran seni bertajuk Emparty Fest 2026 digelar di Taman Budaya Jawa Tengah...

Kirab 9 Pusaka di CFD Solo: Perayaan Semarak HUT ke-9 Museum Keris Nusantara!

Soloevent.id - Museum Keris Nusantara baru saja merayakan hari jadi ke-9 yang jatuh pada...

Korea Tourism Organization Perkuat Kerja Sama denganIndustri Pariwisata melalui Korea Tourism Seminar Solo 2026

Solo, 6 Agustus 2026 – Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta kembali memperkuat promosi pariwisata...

More like this

Emparty Fest 2026, Hadirkan Ruang Berkarya Para Komunitas Seniman Merdeka

Soloevent.id - Pameran seni bertajuk Emparty Fest 2026 digelar di Taman Budaya Jawa Tengah...

Kirab 9 Pusaka di CFD Solo: Perayaan Semarak HUT ke-9 Museum Keris Nusantara!

Soloevent.id - Museum Keris Nusantara baru saja merayakan hari jadi ke-9 yang jatuh pada...

Resmi Diumumkan! “Gondrong” Gunarto Terpilih Jadi Ambassador SIPA 2026.

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 dengan bangga memperkenalkan "Gondrong" Gunarto sebagai...