Wednesday, June 10, 2026
HomeSeni dan BudayaOpera Ramayana: Digarap Kekinian Tapi Tidak Melupakan Tradisi

Opera Ramayana: Digarap Kekinian Tapi Tidak Melupakan Tradisi

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Pada momen Idul Fitri tahun ini, Kota Solo bakal menggelar lagi pertunjukan Bakdan ning Solo: Nonton Opera Ramayana. Di edisi keempatnya, Bakdan ning Solo akan mementaskan lakon “Gua Kiskenda”.

“Gua Kiskenda” adalah salah satu cuplikan dari epos Ramayana. Judul tersebut menceritakan tentang pertarungan antara Subali dengan Mahesa Sura dan Lembu Sura di Gua Kiskenda.

Karena Mahesa Sura dan Lembu Sura adalah musuh yang kuat, Subali mengeluarkan kesaktiannya yang bernama ajian Pancasona. Senjata dahsyat tersebut diberikan oleh Bathara Guru kepada orang suci yang berhati luhur.

Pementasan ini bakalan menyuguhkan garapan tari yang menggunakan dialog dan tembang. Untuk menunjang pementasan, sutradara “Gua Kiskenda”, Agung Kusuma Widagdo, mengatakan pementasan akan dilengkapi dengan kostum dan artistik yang realistis.

“[kostum] menyerupai garapan film. Dan walau pementasan digarap kekinian, tapi tidak melupakan tradisi,” jelasnya dalam jumpa pers di Pendapa Taman Budaya Jawa Tengah, Sabtu (9/11/2018).

Agung menambahkan, pertunjukan didukung sekitar 150 seniman. Penari berasal dari Sanggar Moncar Iswara dan alumni Institut Seni Indonesia Surakarta serta melibatkan anak-anak sekolah dasar.



Opera Ramayana ini bakalan diiringi gamelan yang ditabuh Dedek Gamelan Orkestra dan Artaxiad Gamelan Orkestra. Dedek Wahyudi selaku komposer menyebutkan bahwa musik di Opera Ramayana tidak hanya menjadi pengiring dan penyalur emosi cerita saja, melainkan juga tampil sebagai kekuatan tersendiri. “Kami ingin membuat seperti opera Jawa,” tutur Dedek.

Bakdan ning Solo: Nonton Opera Ramayana bisa ditonton secara gratis. Event ini digelar 18-20 Juni 2018 mendatang di Benteng Vastenburg. Kepala Dinas Pariwisata Kota Solo, Hasta Gunawan, menjelaskan, event ini diadakan untuk memberikan suguhan kepada masyarakat Solo – khususnya pemudik – saat libur Lebaran.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...