Thursday, January 22, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaSapardi Tuntaskan Trilogi Hujan Bulan Juni

Sapardi Tuntaskan Trilogi Hujan Bulan Juni

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Sapardi Djoko Damono memenuhi janjinya untuk menuntaskan trilogi Hujan Bulan Juni. Novel ketiga yang diberi judul Yang Fana Adalah Waktu sudah terbit di bulan Maret 2018.

Nah, pada Sabtu (21/4/2018) kemarin, bertempat di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko Solo, para penggemar Sapardi berkesempatan untuk bertanya-tanya mengenai karya terbarunya itu.

Salah satu yang hadir, Rizky, memberi komentar pada Sapardi. Menurutnya, cerita di setiap novel Trilogi Hujan Bulan Juni tidak berakhir hanya di buku saja. “Mereka [cerita] tumbuh dan berimajinasi di kepala kita. Walau sudah berakhir masih berlanjut di kepala kami sebagai penikmat,” ungkapnya.

Yang Fana Adalah Waktu menjadi pemungkas kisah cinta Pingkan dan Sarwono, tokoh utama dari trilogi novel Hujan Bulan Juni, yang bagian pertamanya terbit pada 2015 lalu. Disambung Melipat Jarak pada Maret 2017.



Meski kisah Pingkan dan Sarwono sudah berakhir, Sapardi menyiratkan sedang menggodog karya baru yang berhubungan dengan trilogi tersebut. Entah itu kisah lain dari karakter utama atau cerita lepas dari karakter selain Pingkan dan Sarwono.

“Saya sekarang lagi kepikiran untuk menceritakan Noriko [salah satu karakter di Trilogi Hujan Bulan Juni], tapi belum tau arahnya ke mana,” ujar sastrawan kelahiran 20 Maret 1940 itu.

Sapardi juga memberi kejutan dalam novel Yang Fana Adalah Waktu. Di sini karakter Sarwono seolah-olah nyata karena pembaca mendapatkan tambahan buku tipis berjudul Sajak-sajak untuk Pingkan karya Raden Sarwono Hadi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...