Thursday, August 28, 2025
spot_img
HomeMusikMenikmati Band Lintas Genre di Hari Musik Nasional

Menikmati Band Lintas Genre di Hari Musik Nasional

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Maliq & D’Essentials, Silampukau, Down for Life, Soloensis, Jungkat-jungkit, Omah Sogan, dan Rubber Heat mengajak anak-anak muda bersenang-senang saat perayaan Hari Musik Nasional di Sentra Niaga, Solo Baru, Jumat (9/3/2018). Adalah Soundsations: 100 Kota 1 Bahasa  yang menjadi wadah pesta musik lintas genre itu.

Acara semakin meriah saat malam hari. Sesi kedua dibuka oleh grup folk asal Surabaya, Silampukau. Kharis Junandharu dan Eki Tresnowening banyak memainkan lagu-lagu dari album Dosa, Kota, & Kenangan, seperti “Bola Raya”, “Balada Harian”, “Puan Kelana”. Sebagai lagu pamitan dari atas pentas, Silampukau membawakan “Sampai Jumpa”.

Merayakan Hari Musik Nasional, Soundsations: 100 Kota 1 Bahasa  tak lupa memberi penghormatan kepada musisi legendaris. Perwakilan personel tiga band Kota Solo: Jungkat-jungkit, Soloensis, dan Down for Life, naik panggung untuk menyanyikan “Bengawan Solo” milik maestro keroncong yang berasal dari Solo, Gesang.

Sebelum “Bengawan Solo” didendangkan, vokalis Down for Life, Stephanus Adjie, sedikit memberi pernyataan terkait Hari Musik Nasional. “Mari kita sama-sama mengucapkan terima kasih kepada lagu-lagu yang menemani kalian, terima kasih juga untuk musisi, produser, pencipta lagu, EO yang membikin acara musik, korporat yang men-support EO dalam acara musik,” ucapnya.

Selepas kolaborasi itu, Maliq & D’Essentials unjuk gigi. “Aurora” yang segar dipilih sebagai pembuka, kemudian disusul “Terlalu”, dan “Funk Flow” yang energik. Malam itu, band pop-jaz ini juga memainkan single terbarunya, “Bagaimana Ku Tahu”. “Itu baru saja diluncurin. Kapan peluncurannya, tunggu saja di media sosial kami,” kata sang vokalis, Angga Puradiredja.

Tak cuma lagu-lagu asyik penuh semangat, Maliq & D’Essentials juga bisa membikin penggemarnya meleleh. Ini terjadi saat lagu “Untitled”. Fans menyambut permintaan Angga untuk menyalakan flashlight handphone saat lagu ini berkumandang. Hasilnya syahdu. Sambil mengangkat gadget ke udara, para penggemar tenggelam dalam koor massal.



Lalu ada satu momen menarik juga saat Maliq & D’Essentials mengajak penonton berjoget mengikuti irama dangdut “Drama Romantika”. Namun sayang, lagu ini menjadi salah dua lagu terakhir yang Angga dkk. bawakan. Di akhir penampilan, Maliq & D’Essentials memainkan salah satu hits mereka, “Pilihanku”.

Soundsations: 100 Kota 1 Bahasa  akhirnya ditutup oleh Down for Life. Pasukan Babi Neraka (sebutan fans Down for Life) yang telah menunggu, langsung  menyambut dengan headbang saat “Pesta Partai Barbar” dihentakkan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Semarakkan HUT RI Ke-80, Ada Pameran Alutsista di Benteng Vastenburg Solo

Soloevent.id - Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-80, Korem 074 Warastratama menggelar pameran alutsista...

Panggung Gamelan Ethnic Musik Festival Tampilkan Kolaborasi Musik Tradisional dan Modern

Soloevent.id - Gamelan Ethnic Music Festival (GEMFest) 2025 telah digelar selama dua hari pada...

Pra-Event #2 Solo International Performing Arts (SIPA) 2025 Digelar di Koridor Gatot Subroto

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2025 akan kembali digelar pada tanggal 4-6...

More like this

Malam Puncak Solo Keroncong Festival 2025 Berlangsung Meriah, Hadirkan Penyanyi Malaysia

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2025 kembali digelar pada Jumat - Sabtu (25–26...

Pertunjukan Imersif Shishani & Sisterhood Tersaji Apik di Ndalem Djojokoesoeman

Soloevent.id - Erasmus Huis Jakarta bekerjasama dengan Solo International Performing Arts (SIPA) Festival menyelenggarakan...

Pecas Ndahe Bikin Ger-geran Panggung Peken Jasindo di Keraton Kasunanan Surakarta

Soloevent.id - Grup humor asal Solo Pecas Ndahe tampil menghibur pada acara Peken Jasindo,...