Friday, January 23, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaSerba Batik Saat Perayaan Hari Batik Nasional Di ISI Surakarta

Serba Batik Saat Perayaan Hari Batik Nasional Di ISI Surakarta

Published on

- Advertisement -spot_img

ISI-SURAKARTA-01

 

Soloevent.id – Program Studi Batik Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta mengadakan Batik Art Fest #2 di Gedung Sungging Prabangkara ISI Surakarta, Senin (2/10/2017). Event ini digelar untuk merayakan Hari Batik Nasional.

 

Salah satu rangkaian kegiatan dalam Batik Art Fest #2 adalah fashion show berbahan kain batik. Acara itu jadi ajang unjuk karya bagi desainer-desainer muda dari pelajar SMA/SMK, perguruan tinggi yang punya program studi tekstil/tata busana, dan pelaku usaha industri fashion. Parade fashion menampilkan busana-busana ready to wear, recycle, pakaian pesta, dan kreasi/fantasi.

 

ISI-SURAKARTA-04

 

Penyelenggara Batik Art Fest #2 juga mengajak 250 murid dari Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah, Karanganyar. Mereka diajak membikin kain batik dengan teknik ikat celup.

 

Anak-anak itu dibagi dalam beberapa kelompok. Tiap kelompok terdapat satu mahasiswa Prodi Batik ISI Surakarta yang membimbing.

 

Siswa-siswi tersebut tampak gembira mengikuti proses pembatikan. Mengenakan sarung tangan plastik, para murid menyelupkan kain perca yang telah diikat ke dalam baskom berisi pewarna tekstil. Hasil celupan menjadikan kain punya motif warna-warni.

 

ISI-SURAKARTA-06

Selain yang telah disebut di atas, Batik Art Fest #2 juga menyelenggarakan workshop dan talkshow bersama desainer maupun pegiat industri batik dengan tema yang berkaitan dengan batik. Nama-nama yang terlibat antara lain Rory Wardana (“Eksplorasi Wastra Nusantara”), Uzy Fauziah (“Ikat Celup Shibori”), Goet Poespo (“Transformational Reconstruction by Shingo Satu”), dan lain-lain. Serta ada juga bazar yang menjual sandang berbahan batik, kerajinan tangan, dan kuliner.

 

Di edisi keduanya ini Batik Art Fest mengusung tema “Grow and Thrive” yang artinya tumbuh dan berkembang. Dekan FSRD ISI Surakarta, Ranang Agung Sugihartono, berharap melalui Batik Art Festival, akademisi bisa mengekspresikan karyanya. “Ini bisa menjadi wahana puncak kreatif bagi insan dunia fashion,” tutur dia saat memberikan sambutan.

 

 

Teks & foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...