Thursday, September 3, 2026
HomeMusikLebih Dekat dengan Fariz RM, Musisi Revolusioner dan Serbabisa

Lebih Dekat dengan Fariz RM, Musisi Revolusioner dan Serbabisa

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Bagi generasi sekarang, mungkin nama Fariz RM terdengar asing, ya? Tapi tahu enggak, dia adalah pemusik serba bisa dari era ‘80-‘90an yang punya banyak lagu hits. Nah, kali ini Soloevent mau sedikit mengulas tentangnya. Baca sampai tuntas ya!

Fariz Rustam Munaf atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Fariz RM lahir di Jakarta, 5 Januari 1959. Darah seni mengalir dari kedua orang tuanya. Ayahnya dikenal sebagai penyanyi di RRI (Radio Republik Indonesia), sedangkan sang ibu yang bernama Anna Reijnenberg adalah seorang guru les piano. Di bawah bimbingan ibundanya inilah awal pertemuan Fariz dengan dunia nada.

Bahkan pada usia 12 tahun, Fariz sudah nge-band bareng Young Gipsy bersama Nasution bersaudara: Debby dan Odink. Grup ini memainkan lagu-lagu blues dan rock.

Yang bikin namanya terkenal adalah kreativitas dan revolusi yang dibawanya di dunia musik Indonesia. Dialah yang mengenalkan alat musik moog synthesizer yang merupakan paduan antara gitar, akordeon, dan kibor. Buat yang belum tahu, moog synthesizer adalah alat bertubuh mirip gitar. Untuk menghasilkan bunyi, pemainnya harus memencet tuts layaknya sebuah kibor.

Selain itu, Fariz juga membawa modernitas dengan mengusung teknologi Music Interface Digital Instrument (MIDI). Padahal teknologi MIDI baru mulai populer pada awal tahun 2000-an atau kurang lebih 20 tahun setelah Fariz mengenalkannya. Revolusioner banget enggak sih?

Karier Fariz kian melejit. Lagu-lagu ciptaannya yang kental dengan nuansa MIDI banyak yang menjadi hits, contohnya “Barcelona”, “Sakura dalam Pelukan”, “Menggapai Bintang”, “Sungguh”, “Selamat Datang Cinta”, “Lepas Kontrol”, “Nada Kasih”, “Melangkah ke Seberang” dan lainnya.

Bisa dibilang paman dari penyanyi Sherina Munaf ini sangat produktif. Terhitung sampai tahun 2012 ia telah menghasilkan 21 album solo, 72 album kolaborasi, 18 album soundtrack, 27 album produksi, dan 13 album internasional yang dirilis di Eropa dan Asia Pasifik.

Walaupun menekuni dunia musik, Fariz RM adalah lulusan Jurusan Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB), lo, jadi ia juga piawai melukis. Sejak 1987 pun Fariz juga mulai bermain di belakang layar. Ia giat melukis walau masih tetap sibuk di dunia suara. Ia membuat jingle iklan dan ilustrasi musik untuk media elektronik, sinema, dan panggung teater.

Multitalenta sekali ya Fariz RM ini? Ia seorang penyanyi, pencipta lagu, penata musik, kibordis, drummer, gitaris, bassis, produser, bahkan juga pelukis. Ngomong-ngomong, Fariz RM bakal jadi bintang tamu di Solo City Jazz 2017. Kalau kamu pengen menonton langsung kepiawaian Fariz RM bermusik, jangan sampai terlewat, ya!

 

Teks: Yasinta Rahmawati

Foto: YouTube

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...