Friday, February 13, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaJadwal SIPA 2017 Hari Kedua

Jadwal SIPA 2017 Hari Kedua

Published on

- Advertisement -spot_img

SIPA-2017-01

 

Soloevent.id Sudah nonton hari pertama Solo International Performing Arts (SIPA) 2017? Hari ini, Jumat (8/9/2017),  SIPA 2017 bakalan digelar lagi mulai jam 19.00 WIB di Benteng Vastenburg.

 

Malam ini ada enam penyaji yang bakal unjuk gigi. Mereka adalah Teater Tetas (Jakarta), Nor Slip: Art Sprouts (Thailand), Danang Pamungkas (Solo), Silhouette Art Performance (Malaysia), Joel Inzunza & Company (Chili), dan Riau Rhythm Chambers Indonesia (Riau).

 

Simak tulisan di bawah ini, yuk, kalau mau tahu pementasan apa saja yang akan mereka bawakan.

 

Teater Tetas

Kelompok teater yang dibentuk pada 30 September 1978 ini bakalan mementaskan “Banowati”, sebuah naskah adaptasi karya AGS Arya Dipaya. Tokoh wayang Mahabarata itu dikisahkan dijodohkan dengan Prabu Suyudana dari Kerajaan Kurawa. Namun, hati Banowati masih tertambat kepada Arjuna.

 

 

Danang Pamungkas

Dikemas dalam “Whispered Of”, karya yang bakal ditampilkan Danang merupakan tarian sesaji yang mengandung doa untuk alam semesta.

 

 

Silhouette Art Performance

Di panggung SIPA 2017, para penari dari kelompok ini akan membikin tarian dengan menirukan gerakan energik kuda I’nggo Pacu merupakan hasil eksplorasi gerakan yang diambil dari tarian rakyat Kuda Pasau dari Bajau Samah, Sabah.

 

 

Joel Inzunza & Company

Lewat karya tari berjudul “Blind Spot”, Joel Inzunza dan kawan-kawan menggambarkan tubuh manusia yang terdesak dan mengalami tekanan. Saat kondisi itu, manusia seperti berada di dunia spekulatif.

 

 

Riau Rhythm Chambers Indonesia

Riau terkenal dengan musik Melayu-nya. Riau Rhythm Chambers Indonesia adalah salah satu yang memainkannya. Kelompok ini akan membawakan album Suvarnadvipa. Di album tersebut, mereka mengeksplorasi instrumen musik Melayu tapi tidak meninggalkan akar musiknya. Nuansa Melayu di album ini semakin kental karena mereka terlebih dahulu melakukan penelitian tentang budaya Kampar yang menjadi budaya lokal Riau.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

More like this

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...