Thursday, April 2, 2026
spot_img
HomeFilmPart Cowok Mars Met Venus Ternyata Bukan Sekuel

Part Cowok Mars Met Venus Ternyata Bukan Sekuel

Published on

- Advertisement -spot_img

MARS-MET-VENUS-01

 

Soloevent.id – Bisa dikatakan, Mars dan Venus adalah film yang berbeda dibandingkan dengan film-film Indonesia lainnya. Kalau film lainnya memilih membuat sekuel, Mars Met Venus malah membagi filmnya menjadi dua bagian.

 

“Film ini dibagi dua versi dengan perspektif beda. Ini bukan sekuel,” ungkap Pamela Bowie dalam jumpa pers di Orient Restaurant Hartono Mall Solo, Sabtu (5/8/2017).

 

Mars Met Venus terdiri dari dua bagian, yakni Part Cewek dan Part Cowok. Pada versi cewek, film ini lebih mengisahkan kehidupan dari sudut pandang Mila (Pamela Bowie) yang menjalin asmara dengan pacarnya, Kelvin (Ge Pamungkas).

 

MARS-MET-VENUS-03

 

Sedangkan versi cowok menggambarkan kisah sebaliknya, sehingga film yang disutradarai Hadrah Daeng Ratu ini dapat mewakili sudut pandang cewek maupun cowok.

 

Pamela mengungkapkan yang membedakan dalam film ini adalah cutting dan editing yang memberikan kesan di masing-masing part bahwa cowok dan cewek sama-sama benar. Padahal mereka punya pandangan berbeda yang punya inti sama.

 

“Jadi ibarat kita main puzzle nih, yang cewek udah selesai, yang cowok juga udah selesai tapi belum utuh. Nah, dengan melihat, keduanya bisa menggabungkan puzzle-puzzle tersebut,” jelas Pamela.

 

MARS-MET-VENUS-05

 

Walau dibagi dua part, penonton bisa tidak menonton Part Cewek yang sudah duluan tayang. Malahan, penonton dapat melihat Part Cowok dulu karena ending keduanya sama. “Kalau udah liat dua-duanya bisa tau nih permasalahnya di mana, cara komunikasinya yang salah kayak apa,” tambah Pamela lagi.

 

Selain Ge Pamungkas dan Pamela Bowie, Mars Met Venus juga dibintangi oleh deretan YouTubers seperti Cameo Project, Ria Ricis, dan Rani Ramadhany. Mars Met Venus (Part Cewek) sudah tayang sejak 20 Juli 2017, sedangkan versi cowoknya mulai beredar pada 3 Agustus 2017.

 

“Kami tidak ingin menggurui, niatnya menghibur dan aman dikonsumsi (tidak ada adegan dewasa) jadi cocok untuk semua umur,” tutup Ge Pamungkas.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

30 Tahun Miles Films: Merayakan Musik, Sinema, dan Memori di Lokananta

Soloevent.id - Galeri Lokananta menggelar Pameran kolaborasi unik berbagai komunitas bertajuk "Lorong Antara Kita"....

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...