Thursday, April 2, 2026
spot_img
HomeFilmFilm Critical Eleven: Reza Rahadian Fokus Hidupkan Ale

Film Critical Eleven: Reza Rahadian Fokus Hidupkan Ale

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Novel Ika Natassa yang menjadi best seller, Critical Eleven, diangkat ke layar lebar. Mulai 10 Mei 2017, film yang disutradarai oleh Monty Tiwa ini bisa dinikmati di bioskop se-Indonesia.

Critical Eleven menceritakan tentang perjalanan asmara dua pasangan muda bernama Aldebaran “Ale” Risjad dan Tanya Laetitia Baskoro Risjad. Mereka kali pertama bertemu di dalam penerbangan Jakarta-Sidney.

Dari mata turun ke hati; berawal dari perjumpaan, kisah cinta Ale dan Anya akhirnya berlabuh hingga pelaminan. Setelah menikah, mereka memutuskan pindah ke New York. Itu adalah keputusan besar sebagai pasangan karena salah satu dari mereka harus berkorban.

Singkat cerita, walaupun mendapat berkah berkat kehamilan Anya, ternyata bahtera rumah tangga mereka dihantam gelombang. Di saat itulah Anya dan Ale diharuskan memilih: menyerah dalam amarah atau menyembuhkan luka dan bertahan dalam ketidakpastian.

Di film Critical Eleven, dua tokoh itu diperankan oleh Reza Rahadian dan Adinia Wirasti. Bagi Reza, membawakan karakter Ale dari novel menjadi film merupakan sebuah tantangan. Menurutnya, mewujudkan ekspektasi pembaca bukanlah pekerjaan mudah.

“Saya yakin pembaca Critical Eleven sudah membayangkan Ale dan Anya versi mereka. Di bayangan mereka mungkin bukan saya atau Asti [yang memerankan],” katanya dalam jumpa pers di The Park Mall, Rabu (17/5/2017).

Namun, Reza tidak mau terlalu memikirkan persepsi orang. Aktor kelahiran 5 Maret 1987 itu ingin lebih fokus bagaimana caranya mengintepretasi dan menghidupkan Ale sesuai versinya. “Walaupun saya sedikit terbebani dengan itu, tapi ini adalah film. Bahasanya audio visual,” terangnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

30 Tahun Miles Films: Merayakan Musik, Sinema, dan Memori di Lokananta

Soloevent.id - Galeri Lokananta menggelar Pameran kolaborasi unik berbagai komunitas bertajuk "Lorong Antara Kita"....

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...