Saturday, June 13, 2026
HomeSeni dan BudayaDari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47...

Dari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47 (Bagian 2)

Published on

- Advertisement -spot_img

tari-tidak-sekedar

Soloevent.id – Sesudah pementasan, dua penyaji membedah karyanya. Perwakilan dari Jogja’s Body Movement, Wisnu, mengatakan , kelincahan gerak yang disajikan dalam “Suku” terinspirasi dari kesenian rakyat jathilan. Jathilan terkenal dengan spirit geraknya yang heroik, penuh kekuatan, dan banyak gerakan yang direpetisi,” terangnya. Ia menambahkan, “Suku” juga mencuplik adegan-adegan saat pemain jathilan sedang kesurupan.

Sedangkan bagi Surni, lewat “Momoye” ia berusaha memaparkan sejarah mengenai jugun ianfu (wanita-wanita yang menjadi korban perbudakan seksual tentara Jepang di wilayah jajahannya). Surni menjelaskan, karyanya tersebut menceritakan tentang pertentangan dalam diri jugun ianfu. “Mereka sebenarnya ingin berontak,tetapi mereka tidak bisa. Pada akhirnya, mereka melakukan apa yang disuruh tentara Jepang,” ujarnya.

Sebelum menggarap ini, Surni melakukan riset terhadap seorang mantan jugun ianfu. “Dia ingin dihargai dan meminta pihak Jepang mengeluarkan permintaan maaf atas kejahatan mereka. Namun, Jepang tidak mengakui kejadian itu,” jelasnya.

Sebagai perempuan, Surni juga merasakan kepedihan dan kemarahan seorang jugun ianfu. Hal tersebut menjadi latar belakangnya membikin “Momoye”.  Melalui karyanya ini ia ingin agar masyarakat mengetahui bahwa kejahatan yang dilakukan penjajah tidak hanya kerja paksa, melainkan juga kejahatan seksual.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...