Wednesday, February 4, 2026
spot_img
HomePameranSambut Mahasiswa Baru, Sebuah Pameran Seni Rupa Digelar

Sambut Mahasiswa Baru, Sebuah Pameran Seni Rupa Digelar

Published on

- Advertisement -spot_img

edit

Soloevent.id – Kedatangan mahasiswa baru angkatan 2016 di lingkungan akademik Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, disambut oleh kakak-kakak tingkatnya dengan sebuah pameran seni rupa.

Bertajuk Circustard, acara yang berlangsung di Gedung E FKIP UNS ini menyuguhkan 150-an karya tugas semester 1-5. Karya di antaranya berasal dari mata kuliah sketsa, nirmana, kriya kulit, kriya kayu, patung, dan lain-lain. Pameran ini diadakan selama tiga hari, Senin-Rabu (19-21/9/2016).

Memasuki ruang pamer, pengunjung disuguhi karya nirmana dua dimensi, sketsa, dan ragam hias pointilis. Di ruang selanjutnya, aneka rupa gambar model terpampang di papan-papan pameran. Berlanjut di lantai dua; karya instalasi, kriya logam, ukir kayu, mix media disajikan kepada pengunjung.

Salah satunya yakni karya berjudul “Distance” yang digurat oleh Anisa Alfath S. Menggunakan media dry pastel on paper, karya tahun 2015 ini menampilkan sisi negatif dari penggunaan sosial media. Di antara empat logo sosial media, sepasang lelaki-perempuan, dan dua tangan yang akan menggapai satu sama lain, Annisa menuliskan, “It feels so far, but it’s so close”. Ya, Annisa sepertinya terinspirasi dari ungkapan yang melekat di sosial media: “mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat”.

Karya lain yang juga dipajang yakni “Cyborg Thing” milik Bagas Pamungkas. Karya berukuran 30x30x15 cm ini menampilkan replika anak anjing yang dibuat dari onderdil sepeda. Oleh Bagas, kepala si anjing dibuat dari lampu sepeda onthel, kaki-kakinya dibuat dari rem sepeda, sedangkan tubuh digarap menggunakan onderdil-onderdil lainnya.

Ketua Panitia Circustard, Muhammad Wahyu Jati Untoro, mengatakan, pameran penyambutan mahasiswa baru merupakan agenda rutin Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS. Di tiap tahun, pameran mengusung tema berbeda.

Menurut Jati (sapaannya), Circustard berasal dari dua kata yakni circus dan custards. Jika keduanya digabungkan, Circustard diharapkan menjadi wadah mahasiswa baru untuk mengekspresikan bakat-bakatnya. Di kemudian hari, talenta tersebut diolah lagi dalam proses guna menghasilkan buah-buah yang manis.

“Karya-karya mahasiswa baru juga kami libatkan dalam pameran ini. Jadi ini adalah pameran pertama mereka sebagai mahasiswa Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS,” jelasnya saat ditemui Soloevent di sela acara, Selasa (20/9/2016).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Setengah Abad Menemani Negeri: PT Solo Murni Rayakan Ulang Tahun Emas Lewat Kiky Run 2026.

PT Solo Murni (KIKY Stationery) akan menggelar lomba lari bertajuk KIKY Run 2026, Minggu...

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wujudkan Pernikahan Impian Lewat Wedding Showcase “Vows on Fire” by Hotel Zigna Kampung Batik

Soloevent.id - Hotel Zigna Kampung Batik bekerjasama dengan Kusumo Project dan Maha Dewi Moment...

More like this

Pameran Jateng Travel Fair 2025 Digelar di Solo Paragon Mall, Hadirkan Pesona Wisata Jawa Tengah

Soloevent.id - Pameran Jateng Travel Fair 2025 digelar di Solo Paragon Mall, Jumat-Minggu (24-26/10/2025)....

Semarakkan HUT RI Ke-80, Ada Pameran Alutsista di Benteng Vastenburg Solo

Soloevent.id - Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-80, Korem 074 Warastratama menggelar pameran alutsista...

Solo Anggrek Festival 2025 Tampilkan Pesona Anggrek Nusantara

Soloevent.id - Event Nasional Solo Anggrek Festival 2025 digelar untuk petama kalinya di Gedung...