Tuesday, March 3, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaTarian-Tarian Ini Akan Tampil Di Semarak Budaya Indonesia 2016 Part 1

Tarian-Tarian Ini Akan Tampil Di Semarak Budaya Indonesia 2016 Part 1

Published on

- Advertisement -spot_img

TARIAN-TARIAN INI AKAN TAMPIL DI SEMARAK BUDAYA INDONESIA 2016 PART 1

 

Soloevent.id – Semarak Budaya Indonesia 2016 akan hadir menghibur para penikmat seni di Kota Solo, Jumat-Sabtu (29-30/7/2016), mulai jam 19.00 WIB. Dihelat di Teater Terbuka Taman Balekambang, pergelaran edisi ketiga ini dimeriahkan oleh 13 sanggar tari yang datang tak hanya dari Solo Raya, melainkan pula luar kota.

Nama-nama pengisi acara tersebut yakni Sanggar Ayo Menari, Cundak Manik, Daya Presta Jakarta, Getar Pakuan, Kembang Lawu, Kinarya Soerya Soemirat, Krido Budaya, Metta Budaya, Progressive Art, Sarwi Retno Budaya, Semarak Candra Kirana, Senjasi, dan Solah Gatra.

Oleh panitia Semarak Budaya Indonesia 2016, mereka diberi kebebasan dalam menentukan jenis tari, entah itu tradisional, Nusantara, maupun kontemporer. Masing-masing kelompok bakalan tampil selama lebih kurang 20 menit.

Perwakilan dari Sanggar Seni Kembang Lawu, Senik Sekarsari, membeberkan, grupnya akan menyuguhkan dua tari garapan, yakni Tari Songsong dan Tari Kongkorongok. Untuk judul tari yang disebutkan di awal, dipentaskan pertama kali dalam Festival Payung 2014. “Tarian tersebut kami kembangkan lagi. Versi terbarunya bisa ditonton di Semarak Budaya Indonesia 2016,” jelasnya dalam jumpa pers di Pendhapa Sekretariat Solo International Performing Arts (SIPA), Rabu (27/7/2016).

Senik menguraikan, ciri khas Tari Songsong adalah penggunaan properti payung. Secara musikal, tarian ini memakai irama Melayu. Tari Songsong versi Semarak Budaya Indonesia 2016 bakal ditarikan oleh anak-anak usia SD hingga SMP.

Sedangkan untuk judul kedua terinspirasi dari upacara Mandhasiya yang berlangsung di Tawangmangu, Karanganyar. Senik menerangkan, upacara tersebut digelar sebagai wujud syukur atas melimpahnya hasil panen. Sebagai ucap terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, upacara Mandhasiya biasanya melepaskan ayam. “Tari Kongkorongok merupakan pengembangan dari itu,” ungkap dia. Tarian ini bakalan dibawakan oleh penari usia SMP-SMA.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Ramadhan Iftar The Sunan Hotel Solo Hadirkan Fashion Show Koleksi Batik Riana Kesuma

Soloevent.id - The Sunan Hotel Solo menggelar acara Fashion Show Ramadhan Collection di Narendra...

Aston Solo Hotel Hadirkan Pengalaman Iftar Dunia dengan Sentuhan ASEAN

Soloevent.id - Dalam menyambut bulan suci ramadhan, Aston Solo Hotel resmi memperkenalkan rangkaian program...

Rayakan Hari Pers Nasional, Monumen Pers Solo Pamerkan 101 Koleksi Iklan Ikonik.

Soloevent.id - Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran bertajuk Warta Pariwara yang menampilkan koleksi...

More like this

Upacara Peringatan HUT ke-281 Kota Solo, Masyarakat Umum Ikut Kenakan Busana Adat Jawa

Soloevent.id - Ribuan peserta memadati Stadion Sriwedari untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun...

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...