Wednesday, January 7, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaPentas Berlakon Ciptaning Jadi Upaya Mengembalikan Kejayaan Sriwedari

Pentas Berlakon Ciptaning Jadi Upaya Mengembalikan Kejayaan Sriwedari

Published on

- Advertisement -spot_img

PENTAS CIPTANING JADI UPAYA MENGEMBALIKAN KEJAYAAN SRIWEDARI

 

Soloevent.id – Minggu (10/7/2016) adalah hari yang menggembirakan bagi Wayang Orang Sriwedari. Di hari itu, Wayang Orang Sriwedari memperingati ulangtahun ke-106. Sebuah pentas berlakon Ciptaning digelar untuk merayakannya.

Pentas yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB itu berjalan meriah dengan ditunjang dua panggung, lighting yang lebih semarak, dan efek visual. Pertunjukan tersebut juga menghadirkan seniman-seniman tamu, antara lain Wahyu Santoso Prabowo dan Wasi Bantolo (ISI Surakarta), Ali Marsudi (Wayang Orang RRI Surakarta), serta Eny Sulistyowati (Jakarta).

Gedung Wayang Orang Sriwedari turut menjadi saksi bertemunya seniman-seniman Wayang Orang Sriwedari dari berbagai lintas generasi dalam satu panggung. Menurut sang sutradara, Agus Prasetyo, “Ciptoning” didukung oleh generasi kedua, ketiga, hingga generasi terkini.

Alur waktu “Ciptaning” terjadi sebelum Perang Baratayuda dimulai. Arjuna yang sedang dilanda ketidakyakinan memenangkan perang, memilih mengasingkan diri ke Pertapaan Indrakila. Selain ingin mencari jati diri, Arjuna juga memohon kepada Dewa agar Pandawa memenangkan perang. Dalam pertapaannya itu, Arjuna mengganti namanya menjadi Begawan Ciptaning.

Tujuh bidadari diutus oleh Batara Narada untuk menguji kemantapan hati Arjuna. Namun, Arjuna tak bergeming. Batara Guru yang mendapat informasi dari Batara Narada akhirnya turun tangan langsung melalui perantara babi hutan. Ia bersabda bahwa barangsiapa yang bisa membunuh babi hutan itu akan dikabulkan permintaannya.

Arjuna akhirnya dapat menghabisi babi hutan. Batara Guru menepati janjinya. Ia memberikan “hadiah” berupa Panah Pasopati, tetapi dengan syarat Arjuna harus mengalahkan raksasa Niwatakawaca yang sedang membuat rusuh Kahyangan dan ingin menjadikan Dewi Supraba sebagai istrinya. Singkat cerita, Arjuna berhasil menumpas Niwatakawaca. Ia memanah kerongkongan Niwatakawaca yang menjadi sumber kelemahan si raksasa itu.

Menurut Agus Prasetyo, lakon “Ciptaning” dipilih merupakan gambaran wujud perjuangan guna mengembalikan kejayaan dan kegemilangan Wayang Orang Sriwedari dalam persaingan hiburan di era modern ini.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, yang hadir di pementasan itu berpesan agar Wayang Orang Sriwedari dapat menjadi ujung tombak bagi perkembangan seni di Kota Solo. “Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kota Solo untuk melestarikan seni wayang orang, maka di tahun ini kami akan membuka sayembara pembangunan Gedung Wayang Orang Sriwedari,” katanya saat memberikan sambutan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gak Ada Kembang Api di Solo? Ternyata Ini Alasan Haru di Balik Car Free Night (CFN) 2026!

Soloevent.id - Pemerintah Kota Surakarta memperingati malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan menggelar Solo...

CEO yang Pernah Ditipu Habis-habisan Berbagi kisah di Solo, Bawa Misi “Re-Connect” yang Bikin 500 Orang Mewek!

Soloevent.id - Roadshow Event "Re-Connect" The Journey of Love mampir ke Kota Solo. Event...

Solo Baru Punya Lapangan Bola di Rooftop Pertama di Jateng. Harganya Cuma Segini?

Soloevent.id - Hartono Trade Center Sky Soccer Hadir pertama kalinya di Jawa Tengah. Sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...