Monday, April 13, 2026
spot_img
HomeMusikBerpetualang Bersama Littlelute Di Pelican Agenda #5

Berpetualang Bersama Littlelute Di Pelican Agenda #5

Published on

- Advertisement -spot_img

BERPETUALANG BERSAMA LITTLELUTE DI PELICAN AGENDA #5

Soloevent.id – Di sudut Café Tiga Tjeret, Solo, tujuh orang pemain band sedang membawakan lagu-lagu folk ceria. Mereka adalah Dhea Febrina N. (vokal), Asep Heryanto (sopran ukulele), Muh. Ridwan N. (mandolin), Endang Kurniawan (tenor ukulele, backpipe toys), Rengga Ramayuda (bas ukulele), Moch. Iqbal R.S. (mandola), dan Faizal Budiman (perkusi). Ketujuh orang itu tergabung dalam nama Littlelute.

Grup asal Bandung ini merupakan pendatang baru di kancah permusikan Tanah Air. Dalam rangka mengenalkan album perdana berjudul Traces of Dollface & Plots kepada khalayak luas, Littlelute menggelar tur ke enam kota di Pulau Jawa. Salah satu destinasi mereka adalah Solo.

Gig yang diasuh oleh Dean Street Billly’s, Pelican Agenda #5, menjadi tapakan pertama Littlelute di Kota Bengawan, Selasa (17/5/2016). Mereka berbagi panggung dengan tiga band lokal yakni Punctum Remotum, Diorama Lima, dan Pathetic Waltz.

Malam itu, band yang berdiri pada 29 November 2013 itu memainkan delapan lagu dari album Traces of Dollface & Plots. Melalui tembang-tembang di album itu, Littlelute mengajak pendengar untuk berpetualang serta menorehkan cerita bersama Dixie – salah satu tokoh imajinasi  di album itu – dan teman-temannya. Nuansa riang yang dibawakan seperti menggiring pendengar untuk kembali ke masa-masa kecil.

“Senandung Semesta” tampil sebagai pembuka. Vokal Dhea yang manis nan childish berbaur dengan irama alat-alat musik petik yang membentuk suasana Scottish. Keceriaan juga terjadi di lagu “Hallo, Daddy!”. Lagu itu menceritakan tentang Dixie yang meminta izin ayahnya supaya diperbolehkan jalan-jalan bersama teman-temannya.

“Kami senang sekali berada di sini. Solo adalah kota ketiga. Ini adalah tur pertama banget. Solo adalah kota yang indah untuk dikunjungi. Tadi kami berkunjung ke Lokananta dan sempat membikin video di sana. Di setiap kota, kami selalu mendokumentasikan kegiatan-kegiatan kami. Video itu nantinya bakal di-upload di YouTube,” terang Dhea, sebelum membawakan “Berlibur ke Poznan”.

Setelahnya, band yang bernaung di bawah Helat Tubruk Records ini masih berbagi kegembiraan lewat lagu-lagu lain seperti “Childhood Story”, “Menepi”, “Taman Musim Semi”, “Hansel & Gretel”. Sebagai aksi pamungkas, Littlelute memainkan satu nomor upbeat bejudul “Charlie”.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

UNI PARJO, Peresmian Ikon Baru Akulturasi Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke

Soloevent.id - Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke)...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...