Thursday, January 22, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaWorkshop On Asean Textile 2016 Satukan Motif Budaya Dari 10 Negara

Workshop On Asean Textile 2016 Satukan Motif Budaya Dari 10 Negara

Published on

- Advertisement -spot_img

WORKSHOP ON ASEAN TEXTILE 2016 SATUKAN MOTIF BUDAYA DARI 10 NEGARA

Soloevent.id – Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyelenggarakan Workshop on Asean Textile 2016 di Hotel Sahid Jaya, 10-13 Mei 2016.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk merangsang pengembangan tekstil ASEAN melalui promosi tekstil tradisional negara anggota ASEAN sebagai bagian dari pembangunan masyarakat bersama, mempromosikan kesadaran lebih luas  akan identitas ASEAN.

“Kebudayaan yang bisa membawa kebersamaan itu. Tekstil menjadi salah satu pilihan ekspresi karna hampir semua masyarakat ASEAN mempunyai tradisi tekstil. Seperti Indonesia punya batik,” terangnya pada Soloevent, Selasa (10/5/2016).

Baca juga : Indonesia Jadi Tuan Rumah Workshop on Asean Textile 2016

Sebelumnya di tahun 2015, Hilmar mengungkapkan, terbentuknya ASEAN Community tidak hanya Pemerintah saja yang bernaung disitu. Namun juga lapisan masyarakat yang ada disetiap negara ASEAN.  Dengan itulah identitas negara akan terbentuk dengan budaya tekstil masing-masing.

“Awalnya terfikir mungkin nggak kalau 10 negara ini berkolaborasi. Karena akhir dari workshop ini adalah mengembangkan motif-motif yang ada di semua daerah menjadi satu. Dengan pengembangan budaya maka pengembangan ekonomi pun juga akan semakin kuat. Inilah yang disebut ranah ekonomi kreatif,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh ahli tekstil tradisional dan para designer motif dari negara-negara ASEAN. Antara lain Brunei Darussalam, Cambodia Indonesia, Lao DPR, Malaysia, Myanmar, Phillipines, Singapore, Thailand dan Vietnam.

Melalui workshop ini, akan diciptakan dua karya baru yaitu satu kain batik dengan motif kolaborasi ASEAN yang bersumber pada motif-motif dari sepuluh negara ASEAN serta satu karya desain baju siap pakai yang terinspirasi dari desain busana tradisional di negara ASEAN.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...