Monday, February 9, 2026
spot_img
HomeBisnisNajwa Shihab Berbagi Pengalamannya Menjadi Duta Baca

Najwa Shihab Berbagi Pengalamannya Menjadi Duta Baca

Published on

- Advertisement -spot_img

NAJWA SHIHAB BERBAGI PENGALAMANNYA MENJADI DUTA BACA

Soloevent.id – Siapa tak kenal Najwa Shihab? Perempuan cantik pembawa acara Mata Najwa ini singgah di Kota Solo, Senin (2/5).  Kehadiran ibu satu anak ini dalam rangka mengisi talkshow di Solo Book Fair 2016 yang diselenggarakan di Benteng Vestenburg.

Pukul 09.00 WIB, mentari yang bersinar terik tak menyurutkan pengunjung Solo Book Fair 2016 untuk menyaksikan talkshow dan dialog pendidikan tersebut. Tak hanya Najwa, hadir pula Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah (ARPUSDA) Jateng, SP Andriyani, Ketua IKAPI Pusat, Rosyidayati Rosalina, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dan Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.

Najwa atau kerap dipanggil Nana ini telah menyedot perhatian pengunjung, bahkan sebelum ia naik panggung. Nana mengaku bangga bisa hadir dalam acara yang bertujuan mendorong minata baca, seperti Solo Book Fair.

“Ini adalah ajang yang membuat kita aware. Jadi bagaimana kita semua apalagi anak bisa mampu membaca. Sibuk bekerja dan malas membaca terkadang adalah dua hal yang nggak bisa dipisahkan. Namun saya pernah bertemu dengan penggiat literasi di pelosok. Dengan akses yang terbatas mereka percaya bisa membuat keluarga disana tetap suka membaca,” ujarnya pada wartawan.

Dalam talkshownya, Nana menceritakan pengalamannya saat pertama kali menjadi Duta Baca yang baru sebulan ia jalani. Dengan beberapa hasil riset, salah satunya UNESCO yang menyatakan bahwa kemampuan baca Indonesia berada di angka 0, ia mengaku sempat merasa stress.

“Dalam hasil penelitian anak-anak di Eropa rata-rata membaca 25 buku setahun. Di Jepang 15 buku dan di Indonesia 0 buku. Saya sempat stres karna sebagai Duta Baca berarti saya harus meningkatkan minat baca. Setelah bertemu dengan pegiat literasi saya merasa PD (percaya diri),” tuturnya menggebu-gebu.

Ia juga membagi pengalamannya saat menerima tamu seorang tukang delman.  Delman yang sehari-harinya untuk mencari nafkah, ia liburkan sesekali untuk membawa ratusan buku agar anak-anak di pelosok daerah yang ia kunjungi mau membaca.

“Tukang delman tersebut  adalah salah satu pegiat literasi yang menggiatkan minat baca. Karna ternyata 6 menit membaca bisa mengurangi detak jantung dan melemaskan otot. Jadi tanpa olahraga hidup bisa jadi sehat. Dan otomatis ketika membaca otak tidak cepat pikun dan diprovokasi,” ujarnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...