Friday, February 20, 2026
spot_img
HomeBisnisNajwa Shihab Berbagi Pengalamannya Menjadi Duta Baca

Najwa Shihab Berbagi Pengalamannya Menjadi Duta Baca

Published on

- Advertisement -spot_img

NAJWA SHIHAB BERBAGI PENGALAMANNYA MENJADI DUTA BACA

Soloevent.id – Siapa tak kenal Najwa Shihab? Perempuan cantik pembawa acara Mata Najwa ini singgah di Kota Solo, Senin (2/5).  Kehadiran ibu satu anak ini dalam rangka mengisi talkshow di Solo Book Fair 2016 yang diselenggarakan di Benteng Vestenburg.

Pukul 09.00 WIB, mentari yang bersinar terik tak menyurutkan pengunjung Solo Book Fair 2016 untuk menyaksikan talkshow dan dialog pendidikan tersebut. Tak hanya Najwa, hadir pula Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah (ARPUSDA) Jateng, SP Andriyani, Ketua IKAPI Pusat, Rosyidayati Rosalina, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dan Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.

Najwa atau kerap dipanggil Nana ini telah menyedot perhatian pengunjung, bahkan sebelum ia naik panggung. Nana mengaku bangga bisa hadir dalam acara yang bertujuan mendorong minata baca, seperti Solo Book Fair.

“Ini adalah ajang yang membuat kita aware. Jadi bagaimana kita semua apalagi anak bisa mampu membaca. Sibuk bekerja dan malas membaca terkadang adalah dua hal yang nggak bisa dipisahkan. Namun saya pernah bertemu dengan penggiat literasi di pelosok. Dengan akses yang terbatas mereka percaya bisa membuat keluarga disana tetap suka membaca,” ujarnya pada wartawan.

Dalam talkshownya, Nana menceritakan pengalamannya saat pertama kali menjadi Duta Baca yang baru sebulan ia jalani. Dengan beberapa hasil riset, salah satunya UNESCO yang menyatakan bahwa kemampuan baca Indonesia berada di angka 0, ia mengaku sempat merasa stress.

“Dalam hasil penelitian anak-anak di Eropa rata-rata membaca 25 buku setahun. Di Jepang 15 buku dan di Indonesia 0 buku. Saya sempat stres karna sebagai Duta Baca berarti saya harus meningkatkan minat baca. Setelah bertemu dengan pegiat literasi saya merasa PD (percaya diri),” tuturnya menggebu-gebu.

Ia juga membagi pengalamannya saat menerima tamu seorang tukang delman.  Delman yang sehari-harinya untuk mencari nafkah, ia liburkan sesekali untuk membawa ratusan buku agar anak-anak di pelosok daerah yang ia kunjungi mau membaca.

“Tukang delman tersebut  adalah salah satu pegiat literasi yang menggiatkan minat baca. Karna ternyata 6 menit membaca bisa mengurangi detak jantung dan melemaskan otot. Jadi tanpa olahraga hidup bisa jadi sehat. Dan otomatis ketika membaca otak tidak cepat pikun dan diprovokasi,” ujarnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

More like this

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

Alila Solo Spill Agenda Februari : Ada Makan Malam di Rooftop sampai Menu Buka Puasa Unik!

Soloevent.id - Alila Solo mempersembahkan rangkaian acara dan penawaran istimewa yang diluncurkan bulan Februari...

Wajah Baru Mitsubishi SUN Star Motor Kartasura: Lebih Luas, Modern, dan Canggih!

Soloevent.id - PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) bersama SUN Motor Grup...