Saturday, May 9, 2026
HomeBisnisOJK Solo Perkenalkan Sosok Kepala Baru

OJK Solo Perkenalkan Sosok Kepala Baru

Published on

- Advertisement -spot_img

OJK SOLO PERKENALKAN SOSOK KEPALA BARU

Soloevent.id – Senin (18/4/2016), Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo memperkenalkan dirinya kepada wartawan di Kantor OJK. Dialah Laksono Dwi Onggo, pria kelahiran Jakarta tahun 1966 ini memulai kiprahnya di OJK sejak 2014. Ia dilantik menjadi Kepala OJK Solo pada Selasa (1/3/2016) di OJK Pusat, Jakarta.

Dalam kepemimpinannya kali ini, Laksono telah memiliki visi untuk memulihkan misi – misi OJK. Tak lain dengan fungsi edukasi dan perlindungan konsumen untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat.

Menurut Laksono, berdasarkan survey 2013, tingkat literasi Kota Solo sangat rendah. Adanya OJK  daerah khususnya di Kota Solo ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

“Masyarakat diharapkan semakin memahami dan mengerti produk – produk di Solo Raya. Jangan misalnya punya uang Rp50 juta hanya ditaruh di Bank. Dengan adanya literasi keuangan diharapkan pemahaman masyarakat semakin lebar. Contoh dengan deposito, pasar modal dan lain sebagainya,” ujarnya.

Laksono memaparkan, pengawasan Badan Perkreditan Rakyat (BPR) dibagi menjadi 3, normal, high risk dan pengawasan khusus. Saat ini, terhitung dua pemegang saham / investor di Solo Raya yang sedang berada dalam pengawasan OJK. Tak tanggung-tanggung, OJK Solo telah meminta OJK Pusat untuk menangani kasus ini meski belum dalam pengawasan lebih.

“Kami ingin semua BPR tidak hanya cari untung namun juga memanfaatkan masyarakat. Nggak cuma hidup enak mati tak mau. Dia diberi ijin oleh pemerintah jadi harusnya bisa bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai Solo jadi kuburan BPR,” ulasnya.

Ia mengutarakan, masyarakat harus lebih pintar dalam pemilihan kredit. Tidak hanya berdasarkan bunga murah saja, namun juga harus memilih dari proses kredit yang lebih cepat. “Paling tidak dengan kredit yang diberikan, masyarakat mampu mengembalikan cicilan atau angsuran yang sudah diberikan,” imbuhnya.

Tak hanya BPR saja, OJK juga mendeteksi adanya masalah dengan pengaju kredit. Dalam hal ini, pengaju kredit memiliki lebih dari satu BPKB untuk satu unit kendaraan/mobil. OJK pun telah bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengatasi masalah tersebut.

“Kami akan terus bekerjasama untuk mengatasi Non Performing Loan atau kredit macet juga. Jadi semoga Kredit Usaha Rakyat (KUR) program Pak Jokowi ini bisa berjalan dengan baik dan diterima masyarakat,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Indonesia’s Horse Racing (IHR):Perebutan Perdana Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton, Jawa Tengah

Jakarta, 6 Mei 2026 – Rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 memasuki penyelenggaaan kejuaraan...

Lautan VW Kodok & Combi di Solo Technopark: Intip Keseruan Wingdays 5 Volkswagen

Soloevent.id - Wingdays 5 Volkswagen sukses digelar pada Sabtu-Minggu (2-3/5/2026) di Solo Technopark. Acara...

More like this

Indonesia’s Horse Racing (IHR):Perebutan Perdana Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton, Jawa Tengah

Jakarta, 6 Mei 2026 – Rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 memasuki penyelenggaaan kejuaraan...

Lautan VW Kodok & Combi di Solo Technopark: Intip Keseruan Wingdays 5 Volkswagen

Soloevent.id - Wingdays 5 Volkswagen sukses digelar pada Sabtu-Minggu (2-3/5/2026) di Solo Technopark. Acara...

Libatkan 7.750 Pelari, Mangkunegaran Run 2026 Sudah Kantongi Sertifikasi World Athletics

Soloevent.id - Mangkunegaran Run 2026 kembali digelar di Kota Solo, Minggu (3/5/2026). Ajang lari...