Wednesday, April 8, 2026
spot_img
HomeMusikMenjelang Wazem Concert, Para Band Indie Angkat Bicara

Menjelang Wazem Concert, Para Band Indie Angkat Bicara

Published on

- Advertisement -spot_img

MENJELANG WAZEM CONCERT, PARA BAND INDIE ANGKAT BICARA Minggu (20/3/2016) mendatang, Taman Balekambang, Solo, bakal jadi saksi bergulirnya pentas kolaborasi lintas genre antara orkestra dengan lima band indie serta satu solois gitar. Adalah Bengawan Symphony Orchestra yang akan mengiringi Vitamin C, Sisi Selatan, Tanpa Batas, Nothing Special, Fisip Meraung, dan Febri Kurniawan. Wazem Concert merupakan nama pertunjukan itu. Mengusung tagline “First Time in Solo, Orchestra Meet Indie Band”, konser musik akhir pekan ini ingin menyuguhkan sesuatu yang beda. Coba bayangkan, jika biasanya grup orkestra mengiringi penyanyi solo, kali ini mereka bakalan tampil sepanggung bersama band-band indie dan solois gitar. Wah, sepertinya konser akan berlangsung menarik. Pimpinan Proyek Wazem Concert, Domo Sudrajat, menjelaskan, Wazem Concert merupakan gebrakan baru di tengah banyaknya pertunjukan musik rock Kota Solo. “Kami ingin mengangkat musikalitas di dalam konser ini. Kami juga kepingin memberi pengalaman baru kepada band-band indie saat bertemu dengan orkestra, sehingga band-band itu bisa melangkah lebih tinggi lagi,” tuturnya saat mengadakan jumpa pers di SFA Steak Makamhaji, Sukoharjo, Selasa (15/3/2016). Bagi Fisip Meraung, saat pertama kali latihan bareng Bengawan Symphony Orchestra sempat ada rasa bingung. “Sedikit bingung tapi juga lumayan menyenangkan,” kata drummer Fisip Meraung, Radius Bonifasio. Di tangan Bengawan Symphony Orchestra, lagu-lagu pendek Fisip Meraung dipoles menjadi agak panjang. “Ini adalah bentuk apresiasi terhadap karya-karya kami,” tambahnya. Sedangkan bagi Sisi Selatan, bekerjasama dengan Bengawan Symphony Orchestra ibarat mimpi yang jadi nyata. Band metal asal Wonogiri ini punya lagu berjudul “Message from Gaza” yang dikonsep secara orkestra, tetapi dalam bentuk virtual. “Saat lagu itu ditampilkan live, musik orkestra dimainkan secara minus one. Di Wazem Concert ini akhirnya keturutan digarap dengan orkestra yang asli,” terang gitaris Sisi Selatan, Adi Wibowo. Perwakilan Bengawan Symphony Orchestra, Feri Setiawan, menuturkan, tampil bersama band-band indie menjadi tantangan bagi Bengawan Symphony Orchestra. “Kami berusaha untuk mempermegah dan memperindah lagu-lagu yang dibawakan teman-teman indie, sehingga bisa menjadi karya baru yang benar-benar fresh,” ungkapnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

UNI PARJO, Peresmian Ikon Baru Akulturasi Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke

Soloevent.id - Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke)...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...