Thursday, September 3, 2026
HomeSeni dan BudayaFestival Angklung Terselip Misi Perilaku Hidup Normal

Festival Angklung Terselip Misi Perilaku Hidup Normal

Published on

- Advertisement -spot_img

FESTIVAL ANGKLUNG TERSELIP MISI PERILAKU HIDUP NORMAL

Soloevent.id – Serangkaian acara digelar untuk rayakan Lustrum 8 Dies Natalis UNS. Salah satunya Festival Angklung yang diadakan oleh Fakultas Kedokteran UNS di Car Free Day (13/2). Memainkan 300 angkulung, para keluarga dan alumni fakultas kedokteran UNS kompak semarakkan  “Bunyikan Angklungmu Getarkan Jiwa Nasionalisme.”

Dalam rangkaian bakti sosial (baksos) kesehatan yang diadakan oleh Fak.Kedokteran UNS, terselip satu acara, Festival Angklung. Selain memainkan angklung, terdapat aksi donor darah dan senam sehat bersama. Beberapa kegiatan sosial ini didasari atas keprihatinan para alumnus terkait maraknya penyakit yang menyerang generasi muda, HIV AIDS. Penyakit yang disebabkan oleh penggunaan narkoba dan berperilaku menyimpang ini telah menjadi masalah utama yang harus diberantas bersama-sama.

Wakil dekan III sekaligus Bag. Pengabdian UNS Lustrum, dr.Paramasari Dirgahayu mengungkapkan bahwa banyaknya sarana sosial yang mendukung ataupun mencetuskan LGBT akan semakin menghancurkan generasi muda. Untuk itu, Alumnus Fak.Kedokteran UNS, bersatu untuk menyampaikan misi Anti-LGBT.

“Sekarang ini gak imbang. Orang malah lebih penasaran tentang LGBT. Bukan perilaku hidup normal. Kita ingin LGBT tidak usah diteriakkan lagi tapi teriakkan perilaku hidup normal. Makanya kita disini ingin menyuarakan perilaku hidup normal itu seperti apa,” tuturnya.

Angklung dianggap sebagai sarana media yang cocok untuk sosialisasi ke masyarakat. Cara bermainnya yang mudah, mampu menarik masyarakat untuk bermain bersama. Dengan kebersamaan itulah para dokter mengajak masyarakat untuk  bersama-sama berperilaku hidup normal.

“Para dokter akan membawakan tema seperti ini ke daerah masing-masing untuk serempak mengajak masyarakat. Percuma menghasilkan SDM yang produktif tapi masyarakat gak diajak bersama. Kita menyatukan misi Anti-LGBT, tingkatkan nasionalisme dan perilaku hubungan normal, tekan radikalisme,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

More like this

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

Eksplorasi Peran Perempuan Keraton: Retno Sulistyorini Pentaskan KEPUTREN di TBJT

Soloevent.id - Retno Sulistyorini sukses menampilkan karya terbarunya yang berjudul KEPUTREN di Teater Arena...

Ketika Seni Turun ke Jalan : Pre-Event 2 SIPA 2026 Guncang Koridor Gatsu

Surakarta, 22 Agustus 2026 — Menjelang gelaran utama Solo International Performing Arts (SIPA) 2026,...