Friday, June 12, 2026
HomeSeni dan BudayaIsi Surakarta Open House Lewat Kampung Seni

Isi Surakarta Open House Lewat Kampung Seni

Published on

- Advertisement -spot_img

ISI SURAKARTA OPEN HOUSE LEWAT KAMPUNG SENI

Acara Kampung Seni yang diadakan oleh Fakultas Seni Rupa dan Design (FSRD) di Kampus II ISI Surakarta ini merupakan event tahunan. Event ini mulainya tahun 2007 yang kemudian vakum dan lahir kembali di tahun 2014. Awalnya bukan bernama Kampung Seni, namun Pasar Seni. Pergantian ini nampaknya memang ada maksud tertentu dari maknanya. Kampung Seni lebih memposisikan ISI kepada masyarakat. “Kita mencoba membranding Kampung Seni menjadi agenda event tahunan yang besar yang melibatkan masyarakat.” ujar Indarto, S.Sn,M.Sn,HDii

Seperti halnya open house, FSRD sebagai tuan rumah membuka pintu Kampung Seni selebar-lebarnya untuk merangkul semua masyarakat. “Di 2015 ini, kita mencoba merangkul masyarakat, memperkenalkan ISI. Nanti kita membranding dengan pedoman penuh dari rektorat, sepuluh tahun lagi mudah-mudahan kita bisa membranding kampus terus. Hanya temanya yang akan berubah-ubah. Yang jelas mengenalkan masyarakat tentang kesenian, tentang seni rupa melalui akademi-akademi atau akademisi. Yang artinya FSRD ini memang harus menjadi ujung tombak.” terang Indarto, S.Sn,M.Sn,HDii.  Selain itu, Kampung Seni ini mengusung  tag line “Guyub Rukun”. Konsep Jawa yang diusung ini memang sengaja dipakai, dengan maksud agar ada kekompakan dalam Kampung Seni ini.

Sebelum acara Kampung Seni dimulai ternyata juga sudah ada pra-event nya juga. Pra-event Kampung Seni sudah dimulai seminggu sebelumnya. Acaranya terdiri dari fashion show anak, fotography, pameran seni rupa, dan aktifitas di car free day. Antusiasme masyarakat pun cukup bagus. Karena dalam menggelar acara ini, Kampung Seni sudah menggandeng lembaga pemerintahan kota khususnya kecamatan Jebres untuk publikasi acara.

Diadakannya Kampung Seni memang ditargetkan khusus untuk memberdayakan masayarakat sekitar kampus. Dan target tahun ini baru mencapai 37 RT. Pemberdayaan itu diwujudkan dengan kampung organic dan juga ada beberapa lainnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...