Wednesday, February 25, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaMemedi Sawah Jadi Tema Lomba Di Kampung Seni Isi

Memedi Sawah Jadi Tema Lomba Di Kampung Seni Isi

Published on

- Advertisement -spot_img

MEMEDI SAWAH JADI TEMA LOMBA DI KAMPUNG SENI ISI

Institut Seni Indonsia Solo menggelar acara Kampung Seni. Acara ini diadakan di Kampus II ISI Surakarta selama 2 hari, 7-8 November 2015 mulai pukul 07.00-21.00 WIB. Kampung Seni ini dibuka oleh Rektor ISI Surakarta diiringi staff, pejabat beserta tamu undangan.

Performance eksperimen kreatif menjadi awal prosesi pembukaan Kampung Seni. Konsep eksperimen kreatif ini adalah masyarakat petani yang sudah mulai terdesak pembangunan. Ini divisualkan dengan seorang petani mengayuh sepeda sambil menarik sawah. Sangking berat dan lamanya berjuang di lahan pertanian, muncul tanaman di tubuh petani sebagai simbolisasi kerja kerasnya.

Di hari pertama, acara Kampung Seni diramaikan oleh anak-anak SD yang mengikuti lomba mewarnai memedi sawah dan mural on the street dari jam 7 pagi. Mereka mendapatkan  kapur untuk mencoret jalan di sekitar kampus. “Bagaimana anak-anak itu berkreasi. Mereka bebas mengekspresikan. Manusia itu mempunyai dasar kreatifitas. Anak-anak itu saya bebaskan. Coba kamu goreskan kapur di jalan, di paving ini.” cerita Indarto, S.Sn, M.Sn, HDii.  Tema khusus dari mewarnai jalan ini ialah masyrakat agraris. “Event kita ini kedepan memang akan kita selenggarakan antara bulan 9-11. Bulan dimana akan ada satu pergantian musim dari yang panas kemarau panjang akan mengahadapi musim penghujan. Itu pertimbangnnya adalah lebih kepada sebagian besar masyarakat nusantara adalah masyarakat petani. Masyarakat petani adalah penyokong utama roda ekonomi”, terang Indarto, S.Sn, M.Sn, HDii.

Alasan memedi sawah menjadi tema lomba mewarnai karna memedi sawah ialah wujud dari visualisasi konsep petani. Petani mempunyai satu dewi yaitu Dewi Sri lambang kesuburan, kemakmuran bagi masyarakat petani. Wujud Dewi Sri menjadi konsep visual memedi sawah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Aston Solo Hotel Hadirkan Pengalaman Iftar Dunia dengan Sentuhan ASEAN

Soloevent.id - Dalam menyambut bulan suci ramadhan, Aston Solo Hotel resmi memperkenalkan rangkaian program...

Rayakan Hari Pers Nasional, Monumen Pers Solo Pamerkan 101 Koleksi Iklan Ikonik.

Soloevent.id - Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran bertajuk Warta Pariwara yang menampilkan koleksi...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Ratusan Menu Nusantara di Iftar All You Can Eat Buffet

Soloevent.id - Menyambut bulan suci Ramadhan, The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman berbuka...

More like this

Upacara Peringatan HUT ke-281 Kota Solo, Masyarakat Umum Ikut Kenakan Busana Adat Jawa

Soloevent.id - Ribuan peserta memadati Stadion Sriwedari untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun...

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...